RADAR JOGJA - Kapolsek Gondokusuman Kompol Surahman tegaskan even musik di Seven Sky Lippo Plaza Jogjakarta tak berizin. Pihaknya sama sekali belum menerima perizinan maupun pemberitahuan dari pihak penyelenggara acara. Mulai dari acara, pengisi acara hingga jumlah penonton yang hadir.
Saat menerima laporan, timnya langsung menuju Seven Sky Lippo Plaza. Hanya saja saat itu kericuhan sudah selesai. Walau begitu tetap terlihat kerumunan dan barang-barang berserakan di lokasi kejadian.
"Saya sudah wanti-wanti setiap kegiatan masyarakat tolong beritahu kepada Polsek. Sehingga paling tidak kita bisa memonitor daripada kegiatan wilayah," tegasnya ditemui saat olah tempat kejadian perkara di Lippo Plaza Jogjakarta, Senin (13/6).
Laporan awal kericuhan, lanjutnya, justru datang dari personel Bhabinkamtibmas setempat. Setelahnya personel yang piket mendatangi lokasi. Langkah ini guna mengantisipasi kericuhan lanjutan.
Surahman menuturkan kericuhan berlangsung sekitar 30 menit, Minggu malam (12/6). Melibatkan antar sesama pengunjung. Tepatnya yang tidak bisa masuk dengan yang sudah berada di halaman depan Seven Sky.
"Panitia maupun petugas voucher box itu kan menutup antrean tiket yang akan masuk di kegiatan di Seven Sky yang dilaksanakan oleh Strada. Namun tindakan tersebut menimbulkan action berlebih pengunjung sehingga terjadi keributan kecil dari permasalahan itu," katanya.
Akibat kericuhan ini, tercatat 8 pengunjung mengalami luka. Walau begitu Surahman memastikan tak ada luka parah. Pengunjung hanya mengalami luka akibat kericuhan tersebut.
"Korban luka sudah terdata, luka-luka kecil itu ada 8 orang tapi tidak patah atau apa hanya luka kecil," ujarnya.
Sebelumnya Manajer Opersional EXPO Production Hangga Bagaswara selaku penyelenggara even mengakui pihaknya belum mengajukan perizinan ke polisi. Hanya saja telah melakukan pemberitahuan rutin setiap bulannya. Beranggapan bahwa even musik telah masuk pada agenda rutin bulanan.
Pemberitahuan, lanjutnya, dilakukan secara rutin setiap bulannya. Mulai dari agenda, pengisi acara hingga kapasitas penonton. Sehingga dia menilai tidak perlu mengajukan kembali perizinan acara kepada polisi.
"Tidak izin ke kepolisian karena ini bulanan. Jadi pemberitahuan ke kepolisian setiap bulan, event apa, band apa itu kami sampaikan ke pihak kepolisian tentang jadwalnya," klaimnya. (Dwi)
Editor : Editor News