Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wisatawan Mulai Padati Malioboro, Arus Kendaraan Padat Merayap

Editor News • Rabu, 4 Mei 2022 | 23:35 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Malioboro masih menjadi magnet bagi para wisatawan yang berkunjung ke Jogjakarta. Terbukti dengan berjubelnya manusia di musim libur lebaran tahun ini. Kondisi ini mulai terlihat setelah memasuki hari kedua hari raya Idul Fitri 1443 H.

Salah satunya adalah Sugiarti, 50. Pemudik asal Depok, Jawa Barat ini datang bersama anaknya. Dia menilai Malioboro adalah ikon wisata di Jogjakarta. Sehingga belum sah jika wisatawan belum berkunjung ke destinasi di jantung kota Jogjakarta ini.

"Memilih Malioboro karena ikon, kalau belum ke Malioboro belum ke Jogja. Tadi juga spat foto di plang jalan tulisan Malioboro," jelasnya ditemui di Malioboro, Rabu (4/5).

Sugiarti menuturkan memanfaatkan momen mudik lebaran untuk liburan. Terlebih sudah dua tahun dia dan keluarganya tidak pulang ke kampung halaman di Pandak Bantul. Sehingga dia memilih untuk berlibur setelah bersilaturahmi dengan keluarga.

Perempuan yang berprofesi sebagai tenaga pengajar di Jakarta ini mengaku sudah mudik sejak 29 April 2022. Tak hanya Malioboro, Sugiarti juga mengaku sempat berlibur ke Hutan Pinus Mangunan Bantul.

Dia mengapresiasi kebijakan pemerintah tentang mudik lebaran. Meski sempat terjebak kepadatan lalulintas, namun Sugiarti tak mempermasalahkan. Menurutnya itu adalah resiko setelah dua tahun tidak pulang kampung.

"Setelah diperbolehkan mudik senang bisa pulang ke kampung halaman. Macet itu biasa resiko," katanya.

Usai liburan, dia dan keluarga akan ke.bali ke Depok lebih cepat. Rencananya akan berangkat besok, Kamis (5/5). Harapannya agar tak terjebak kepadatan arus balik.

"Rencana sampai Kamis sudah pulang karena Senin sudah masuk. Agar tak terlalu mepet dan tidak terlalu macet," ujarnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh keluarga Masyadi. Bedanya pria berusia 43 tahun ini hanya mengantar keluarga mertuanya. Untuk berlibur di sejumlah destinasi wisata di Jogjakarta.

Rombongan, lanjutnya, berasal dari sejumlah daerah. Mulai dari Sukabumi Jawa Barat dan Jakarta. Semuanya memilih untuk merayakan Idul Fitri di Jogjakarta. Setelah silaturahmi tentu berlanjut dengan berlibur.

"Dibilang mudik juga enggak karena bukan orang Jogjakarta juga. Tapi memang memilih untuk lebaran di sini. Cari suasana yang beda, banyak tempat wisata," katanya.

Malioboro, lanjutnya, menjadi salah satu destinasi wajib. Selain berbelanja juga menikmati suasana Jogjakarta di sore hari. Keluarganya tak mempermasalahkan meski harus berjibaku dengan lautan manusia dan antrian kendaraan.

"Ingin foto disini, kan Malioboro ikonnya Jogja. Sekarang Malioboro lebih rapi, PKL sudah tertata," ujarnya. (Dwi) Editor : Editor News
#lebaran Malioboro #Malioboro macet #wisata jogja #libur lebaran