Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Melebihi Ekspektasi, Pemudik Turun di Daop 6 Capai 11 Ribu Penumpang

Editor News • Rabu, 27 April 2022 | 15:59 WIB
Photo
Photo

RADAR JOGJA - Lonjakan penumpang angkutan lebaran 2022 mulai terlihat di wilayah PT. KAI Daerah Operasional (Daop) 6 Jogjakarta. Data terbaru menyebutkan lebih dari 11 ribu penumpang turun di wilayah Jogjakarta. Mayoritas berasal dari keberangkatan Jakarta dan sekitarnya.


Manajer Humas PT. KAI Daop 6 Jogjakarta Supriyanto menyebutkan kenaikan penumpang terjadi per hari ini (27/4). Sementara untuk puncak arus mudik lebaran 2022 diprediksi terjadi Jumat (29/4). Dengan perkiraan jumlah penumpang turun mencapai 14.600 penumpang.


"Untuk arus mudik atau arus kedatangan di wilayah Jogjakarta ini mulai tanggal 27 (April) hari ini mulai ada peningkatan. Kalau data kami ada sekitar kurang lebih 11 ribu Jogjakarta ini. Perkiraan kami puncaknya tanggal 29 (April) ada sekitar 14.600 calon penumpang yang turun di wilayah Daop 6 Jogjakarta ini," jelasnya ditemui di Stasiun Lempuyangan Kota Jogja, Rabu (27/4).


Kenaikan penumpang, lanjutnya, tergolong siginfikan. Terbukti prediksi awal jumlah penumpang turun mencapai 8.000 penumpang. Faktanya justru melonjak hingga 11 ribu penumpang.


Data puncak pada 29 April 2022 juga terjadi peningkatan. Dari prediksi awal sebanyak 12 ribu penumpang menjadi 14.600 penumpang yang turun di wilayah PT. KAI Daop 6 Jogjakarta. Sebagai antisipasi, jajarannya telah menyiapkannya sejumlah skenario.


"Kami telah menyiapkan sebanyak 5 gerbong kereta tambahan. Sebelumnya sudah ada 18 KA reguler di wilayah Daop 6," katanya.


Supriyanto mengakui pelonggaran kebijakan mudik berdampak signifikan. Tahun lalu kereta yang bersiaga tidak sepenuhnya operasional. Sementara tahun ini sudah mencapai 90 persen.


"Dari program 282 ribu penumpang selama masa posko 22 hari, sudah lebih dari 140 ribu penumpang yang membeli tiket untuk keberangkatan. KA-KA keberangkatan dari wilayah kita maupun yang lewat rata-rata mulai banyak hari ini," ujarnya.


Meski telah berlaku bebas tes, PT. KAI Daop 6 Jogjakarta tetap menyiagakan bilik antigen dan PCR. Diketahui bahwa calon penumpang yang telah mendapatkan booster vaksin Covid-19 terbebas dari tes swab.


Supriyanto menuturkan tes swab tetap wajib bagi sejumlah penumpang tertentu. Seperti yang baru mendapatkan vaksin Covid-19 sebanyak 2 dosis. Termasuk dosis pertama atau kondisi khusus tidak bisa vaksin.


"Tetap ada, kami siagakan. Baru vaksin dua kali wajib menunjukkan minimal antigen yang berlaku 1x24 jam atau PCR yang berlaku 3x24 jam. Sedangkan untuk yang baru satu kali wajib PCR yang berlaku 3x24 jam," katanya.


Bersamaan dengan mudik lebaran, PT. KAI juga menghadirkan program Motis. Merupakan akronim dari angkutan motor gratis. Guna melayani para pemudik yang awalnya ingin mudik dengan kendaraan bermotor roda dua.


Pendaftaran program Motis berlangsung dari 20 April 2022 hingga 8 Mei 2022. Untuk angkutan arus mudik dari 26 hingga 30 April 2022. Sementara arus balik dari 5 hingga 9 Mei 2022.


"Untuk hari ini hari pertama kedatangan motor gratis di wilayah Daop 6 Jogjakarta. Pagi tadi ada kurang lebih 19 motor yang turun di stasiun Lempuyangan, 9 motor yang turun di stasiun Klaten serta 16 motor yang turun di stasiun Purwosari," ujarnya.


Mekanisme pendaftaran program Motis cukup mudah. Pemudik terlebih dahulu mendaftar dan menunjukkan tiket perjalanan mudik. Baik untuk moda transportasi travel, kereta api, bus hingga pesawat.


Persyaratan lain adalah menunjukkan surat-surat kendaraan serta KTP. Pendaftaran paling lambat adalah H-1 sebelum keberangkatan. Minimal sudah melakukan registrasi dan menyerahkan kendaraannya ke stasiun tertunjuk.


"Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretapian mengadakan Motis yang jelas untuk mengurangi angka kecelakaan pemudik akibat naik sepeda motor. Sehingga pemerintah memberikan angkutan motor gratis ini untuk penumpang yang mudik baik melalui angkutan apapun yang ada tiketnya," katanya. (Dwi)

Editor : Editor News
#lonjakan pemudik #pemudik Jogjakarta #Program Motis #mudik lebaran