Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hujan Es Berlangsung 10 Menit

Editor Content • Selasa, 29 Maret 2022 | 14:13 WIB
EVAKUASI: Hujan deras dan pohon tumbang di sejumlah tempat di Magelang yang mengakibatkan akses jalan terhambat.(ISTIMEWA)
EVAKUASI: Hujan deras dan pohon tumbang di sejumlah tempat di Magelang yang mengakibatkan akses jalan terhambat.(ISTIMEWA)
 

 

RADAR JOGJA - Sebagian wilayah Kota dan Kabupaten Magelang diguyur hujan lebat disertai angin kencang pukul 13.30 kemarin (27/3). Angin kencang menyapu sejumlah atap rumah, ranting pohon bertebaran, pohon tumbang, air selokan meluap, hingga beberapa titik jalan raya ikut tergenang.

Plt Kepala Pelaksana Harian BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Magelang Mahbub Yani Arfian menuturkan, fenomena hujan es yang terjadi di sejumlah lokasi di Kota Magelang berlangsung sekitar 5-10 menit. Bersamaan dengan itu, listrik di beberapa titik padam hingga sore. “Benar, hujan es terjadi kurang lebih 10 menitan,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Mahbub menuturkan petugas BPBD bersama instansi terkait dan relawan masih mendata dan menangani beberapa pohon yang tumbang. “Saat ini tim bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait masih mengatasi di lapangan,” tandasnya.

Adapun pohon tumbang yang sudah ditangani di area kantor Pemkot Magelang, Jalan Majapahit, Jalan Beringin, dan Jalan Pahlawan. Sedangkan terkait kerusakan atau korban, BPBD Kota Magelang masih melakukan pengecekan.
Menurutnya, fenomena hujan es merupakan hal biasa yang terjadi saat musim pancaroba. “Kalau dari keterangan BMKG, hujan es ini terjadi karena dipicu oleh adanya pola konektivitas di atmosfer dalam skala lokal-regional yang signifikan,” jelasnya.

Mahbub berpesan kepada masyarakat untuk selalu waspada menghadapi cuaca ekstrem yang masih berlangsung. Terlebih, ketika sedang beraktivitas di luar rumah serta menghindari lokasi rawan bencana.

Selain itu, ketika sedang berkendara, dia juga mengimbau agar tidak berhenti di bawah pohon atau benda yang rawan jatuh. “Selalu waspada, apalagi kalau terjadi hujan lebih disertai angin,” tambahnya.

Akibat hujan es disertai angin kencang ini membuat Pasar Rejowinangun, tepatnya di lantai 2 ikut tergenang karena air hujan masuk di sela-sela atap. Para pedagang pun dengan cepat mengamankan barang dagangannya agar tidak basah.

Salah seorang pedagang, Yani menuturkan, setiap kali hujan deras disertai angin kencang, memang membuat lantainya tergenang dan licin. “Kalau hujan, pasti tampias. Airnya menggenang di lantai,” ujarnya.

Sedangkan di perempatan Shoping, pohon tumbang mengenai rambu lalu lintas. Di Desa Kranggan, ada dua baliho yang roboh. Meski tidak berlangsung lama, kejadian itu sempat membuat kepanikan masyarakat setempat. (aya/laz) Editor : Editor Content
#Kabupaten Magelang #BPBD