RADAR JOGJA – Konversi kendaraan bermotor dengan bahan bakar minyak (BBM) ke energi listrik terus digenjot. Di antaranya dengan menyiapkan SPKLU sebagai tempat pengisian daya motor listrik.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memimpin parade motor listrik dari Hotel Royal Ambarrukmo menuju Hotel Sheraton Jogja kemarin (23/3). Diketahui, pemerintah melalui Kementerian ESDM sedang berupaya mencapai traget net zero carbon emission pada 2060. Konversi kendaraan BBM ke listrik ditargetkan sebanyak 120 juta kendaraan di seluruh Indonesia. "Kami memang mulai mendorong kendaraan bermotor listrik yang bisa mengurangi emisi," tegasnya sebelum memulai parade bersama dengan sejumlah pejabat yang hadir dalam acara G20 sektor energi dan mineral.
Arifin menyebut, selain mengurangi emisi karbon, motor listrik mendorong pertumbuhan ekonomi. Pasalnya industri pendukung motor listrik akan tumbuh dan berkembang. Dia menyebut, saat ini ada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sudah lebih dari 100 dengan 85 persen menggunakan home charging. “Ini memang akan terus kami dorong, sehingga semua masyarakat bisa menggunakan energi listrik dan akan mengurangi bahan bakar fosil," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan sebagai wujud sinergitas, pihaknya membangun ekosistem digital agar penggunaan mobil listrik dapat berjalan dengan lancar. Menurut dia, untuk menemukan SPKLU secara spasial maupun pengisian secara otomatis menggunakan account yang sudah tersedia dan ini diintegrasikan dengan aplikasi seperti New PLN Mobile. Di dalamnya ada sub aplikasi namanya Charge.in. "Jadi tadi Pak Menteri mengisi menggunakan aplikasi New PLN Mobile dan semua kendalinya ada di dalam HP. Bukan langsung di dalam mesinnya itu tapi di dalam HP-nya," imbuhnya. (cr4/pra) Editor : Editor Content