Ketua DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kota Jogja Dian Eka Pemiastuti mengaku para tour guide yang biasanya melayani wisatawan asing terpaksa banting stir. Saat ini melayani wisatawan domestik. Strategi ini juga sebagai respon sektor pariwisata domestik yang terus menggeliat.
"Mau tidak mau kami yang masuk ke dalam divisi bahasa asing pun mengikuti perkembangan. Dalam artian kita pun ditantang untuk bisa menjawab atau bisa melakukan kegiatan guiding memandu pariwisata di domestik. Walaupun ini mungkin hal yang belum pernah dilakukan divisi asing sebelumnya," jelas Dian saat ditemui di Hotel Alana, Rabu (16/3).
Meski Jogjakarta berstatus PPKM Level 4, namun Dian optimis sektor pariwisata akan segera bangkit. Kebijakan yang mempersingkat masa karantina dan peniadaan tes Covid-19 menjadi angin segar. Dia menilai kebijakan ini nantinya akan memudahkan mobilitas masyarakat.
"Walaupun pada kenyataannya Jogja masuk PPKM Level 4, tetapi kami yakin kami optimis lebaran ini sudah mulai ada lagi terutama untuk tamu-tamu asing. Mengingat Bali sudah dibuka, tentunya mudah-mudahan ini berimbas juga ke Jogjakarta," kata Dian.
Saat ini, total keanggotaan HPI Kota Jogja berjumlah 117 orang. Dian mengimbau kepada anggotanya untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pihaknya juga memastikan seluruh anggota HPI Kota Jogja telah menerima vaksinasi.
"Karena kami bergerak di bidang pariwisata, kami berharap bisa terus eksis dan survive. Semoga tidak ada Covid-19 varian-varian yang lain. Kita berharap pandemi ini benar-benar akan menjadi endemi," ujar Dian. (isa/dwi) Editor : Editor News