Jenis mainan ini dulunya sangat banyak diminati oleh anak-anak. Namun sekarang hampir sulit menemukan keberadaan jenis mainan ini.
Seorang penjual otok-otok, Heri Purwanto mengatakan berjualan otok-otok baru sejak 4 bulan terakhir ini. Memang belum lama beralih ke jualan otok-otok, disamping untuk melestarikan mainan jaman dulu (jadul) alasannya juga karena sedikit saingan orang berjualan mainan tersebut. "Boleh dikatakan jualan ini saingannya sedikit lah, kalau jualan lain kan saingan banyak," katanya kepada Radar Jogja ditemui dilapaknya sekitar Mantrijeron, Jumat (18/2).
Heri menjelaskan sebelumnya laki-laki 50 tahun itu menjual masker, kacamata, tas-tas, aksesoris, dan segala macam. Karena sudah sangat sering dijumpai orang berjualan barang-barang tersebut, omzet yang masuk pun berpengaruh. Maka kemudian beralih ke mainan otok-otok. "Ya kan ini kesenangan anak zaman dulu dan pasti menjadi barang antik, apalagi di kota pasti susah dicari. Kadang ini ada cuma di sekatenan pasar malam, lantaran sekaten sudah nggak ada, ya saya jualan disini," ujarnya.
Selain itu, otok-otok mainan yang diklaim jarang ditemui. Terkadang, ada pun hanya pada saat event tahunan sekaten atau pasar malam. Apalagi, saat ini event tersebut sudah hilang. Maka sebab itu ia menjualnya agar anak-anak menyukai dan membelinya. "Pembeli masih kalangan anak-anak, tapi kebanyakan dari bapak yang membelikan untuk anaknya. Karena mau ngenalin kalau ini (otok-otok) mainan ayahnya atau simbahnya dulu saat cilik," jelasnya.
Otok-otok dijual Gunawan dengan harga bervariasi, dari ukuran kecil seharga Rp15 ribu dan ukuran besar Rp20 ribu. Jika ditambah bendera, maka yang ukuran kecil menjadi Rp20 ribu dan besar Rp25 ribu. Harga yang tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam untuk perlu membeli mainan anak yang saat kini tergolong mahal. "Ini kan masih terjangkau sama orang. Kenangan selama menjual ya pas dicoba orang nggak nyala, pas orangnya pergi nyala," tambahnya seraya menyebut otok-otok disuplai langsung dari produsen di Cirebon, Jawa Barat. (wia/bah) Editor : Editor Content