Bagi Faiz ada kepuasan tersendiri di setiap rakitan Gunpla. Apa itu? "Yang asyik itu proses merakit dari part kecil terus jadi Gundamnya," beber Faiz Kepada Radar Jogja Jumat (18/2). Tapi, menurut dia yang bikin tambah asyik yakni saat dirinya bisa berkreasi dalam merakit.
Lebih lanjut, pria 27 tahun itu mengatakan, rakitan setiap orang bisa menghasilkan tampilan Gundam yang berbeda. Tergantung kemampuan dan kreativitas para pencinta Gundam. "Saat misahin part dari runner harus hati-hati agar part-nya terpisah tanpa meninggalkan bekas (nubmark)," paparnya. "Kemudian tinggal mengikuti petunjuk manual, terus yang terakhir pasang sticker. Untuk sticker bisa juga diganti dengan mengecat part-nya," tambah Faiz.
Setelah perakitan, kata dia, proses selanjutnya yaitu melakukan panel lining untuk membuat detail gundam terlihat lebih nyata. Pemberian warna panel line yang ada pada body Gunpla bisa menggunakan drawing pen atau cat acryllic/enamel. Adapun langkah terakhir yakni memberi topcoat agar warna dan decalnya lebih awet. "Dari yang tadi kelihatan kayak mainan jadi kelihatan seperti asli," ujarnya.
Faiz berujar, bermain action figure juga sangat menguntungkan. Sebab, selain mengoleksi dirinya juga membuka jasa perakitan Gundam. "Saya buka jasa pas 2019. Mereka itu yang datang merakit karena enggak bisa dan biasanya takut mulai. Ada juga yang memang enggak ada waktu jadi bisa beli tapi tidak sempat rakit," katanya.
Harga Gundam dipasaran sangat bervariasi. Mulai Rp 70 ribu hingga Rp 4 juta - Rp 5 jutaan. Tergantung grade dan serinya. Untuk tipenya sendiri ada SD (Super Deformed), HG (High Grade), RG (Real Grade), MG (Master Grade), dan PG (Perfect Grade).
Faiz bercerita memiliki ketertarikan terhadap Gunpla sejak 2015 silam. "Dulu depresi waktu kuliah dan enggak ada yang menarik sama sekali di kehidupan. Terus ikutan teman yang memang sudah hobi," kenangnya sembari tertawa. Kini, puluhan Gundam sudah dikoleksi alumni UGM itu. Namun, di antara koleksinya itu jenis HG jadi favoritnya. Selain harga yang cukup terjangkau, HG dinilai memiliki bahan lebih kokoh. (ard) Editor : Editor Content