Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sosok Mengayomi Keluarga dan Bertanggung Jawab

Editor Content • Minggu, 6 Februari 2022 | 15:32 WIB
WELAS ASIH, ADIK KANDUNG SUJUD KENDANG.(IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA)
WELAS ASIH, ADIK KANDUNG SUJUD KENDANG.(IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Selain cukup fenomenal sebagai musisi jalanan terkenal, almarhum Sujud Sutrisno atau Sujud Kendang juga merupakan sosok kakak yang paling bertanggung jawab serta pengayom bagi adik-adiknya. Khususnya bagi Welas Asih, 50, adik kandung paling bungsu.

Kepada koran ini, Welas bersedia berbagi kisah tentang bagaimana sosok Sujud Kendang di mata keluarga. Ia mengatakan, kakak tertuanya itu merupakan sosok yang paling bertanggung jawab terhadap para adik-adiknya.

Welas mengenang, meskipun kakaknya merupakan seorang pengamen dan sering dipandang sebelah mata oleh sebagian orang, Sujud baginya merupakan sosok yang paling berperan terhadap masa depannya saat ini. Sebab, Sujud lah yang membiayai pendidikan dia dari sejak SD hingga lulus SMK.

Diketahui, adik bungsu Sujud ini merupakan satu-satunya anggota keluarga yang berhasil menyelesaikan sekolah hingga tingkat menengah. Tentu itu tidak terlepas dari peran serta bantuan kakaknya.

“Khusus bagi saya, Mas Sujud itu kakak yang paling bertanggung jawab dan mengayomi adik-adiknya,” ujar Welas saat ditemui Radar Jogja di kediamannya , Badran RT 51, Bumijo, Jetis, Kota Jogja, Jumat (3/2).

Legenda kendang ini juga diketahui merupakan figur paman yang dekat dengan keponakannya. Semasa hidup, Sujud sering mengajak bercanda anak Welas serta memberinya hadiah ketika berhasil mendapat prestasi di sekolah.
Diakui, kakak sulungnya memang berasal dari keluarga seniman. Bapaknya perawit yang memiliki keahlian khusus pada alat musik siter. Sementara ibunya seorang sinden atau penyanyi yang mengiringi pentas gamelan.

Sujud diketahui sudah mengamen sejak masih duduk di bangku SD. Alat musiknya adalah kendang yang merupakan warisan ayahnya. Meski dikenal sebagai seorang pengamen jalanan, Sujud pernah satu panggung bersama seniman tari seperti Didik Nini Thowok, Bagong Kussudiardjo, Djaduk Ferianto hingga pentas ke beberapa negara.

“Selain aktif pentas di panggung, saat masih hidup kakak saya juga sering mengisi acara di kampus-kampus. Kerap juga didatangi oleh banyak mahasiswa yang ingin belajar kendang dan wawancara untuk tugas kampus,” ungkap Welas. (inu/laz) Editor : Editor Content
#sujud kendang #Jogja