Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rumah Potong Ayam Pasar Terban Ambles

Editor News • Selasa, 21 Desember 2021 | 20:52 WIB
AMBLES : Rumah potong ayam Pasar Terban ambles sedalam 2 meter hingga 3 meter. Penyebabnya karena tanah tergerus aliran air dibawahnya dan hujan deras Senin sore (20/12). (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
AMBLES : Rumah potong ayam Pasar Terban ambles sedalam 2 meter hingga 3 meter. Penyebabnya karena tanah tergerus aliran air dibawahnya dan hujan deras Senin sore (20/12). (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Rumah potong ayam Pasar Terban ambles sedalam 2 meter hingga 3 meter. Penyebabnya karena tanah tergerus aliran air dibawahnya. Diperparah dengan tingginya intensitas hujan yang mengguyur kawasan tersebut pada Senin sore (20/12).

Salah seorang pemilik los rumah potong ayam Tulus Riyadi Wardaya menuturkan amblesnya tanah terjadi sekitar 18.00 WIB, Senin (20/12). Sebelum ambles, warga kampung sempat terdengar suara retakan menggelegar. Tak berselang lama tanah ambles dan los sisi selatan nyaris ambruk.

“Ada lima los disitu yang terdampak. Kalau yang paling parah punya los Margo Ono itu. Kejadiannya kemarin sore karena hujannya seoperti itu. Sekitar jam 6 (18.00 WIB) putus (ambles),” jelasnya ditemui di Pasar Terban, Selasa (21/12).

Tulus memastikan peristiwa ini tak menimbulkan korban jiwa. Saat ambles, sudah tak ada aktivitas pemotongan ayam. Ini karena aktivitas pemotongan ayam pada hari itu telah rampung sekitar 15.00 WIB.

Hanya saja dipastikan seluruh los tidak bisa digunakan kembali. Ini karena konstruksi bangunan sudah tak layak dan tidak aman. Terlebih pada sisi selatan, bangunan sudah ambles masuk kedalam tanah.

“Pedagang yang terdampak ada 50an, karyawan kan banyak juga. Itu karyawan tok bisa 50 orang. Kalau korban jiwa tidak ada,” katanya.

Tanda-tanda ambles sudah terlihat sejak tahun lalu. Kondisi ini sudah dilaporkan ke Pemerintah Kota Jogja. Sayangnya belum ada respon hingga ada peristiwa tanah ambles.

Sebelum ambles, sudah muncul retakan di sekitar bangunan yang ambles. Mulai dari bawah bangunan hingga jalan setapak area pasar. Seluruh tanda-tanda ini telah dilaporkan ke instansi terkait.

“Tadinya cuma bentet (retak) dindingnya. Sudah laporan ke dinas tapi enggak ditanggepi seperti itu. Ya kami diem saja. Sampai ada hujan ternyata enggak kuat akhirny ambles,” ujarnya.

Pasca amblesnya los, seluruh aktivitas pemotongan ayam berhenti. Imbasnya pengiriman stok ke sejumlah rumah makan di Jogjakarta terhambat. Dalam sehari setidaknya rumah potong ayam ini memotong 3.000 hingga 4.000 ayam perhari.

Mayoritas pelanggan adalah pelaku kuliner di Jogjakarta. Terutama para penjual bakmi hingga sejumlah restoran. Total kerugian dalam sehari mencapai Rp. 5 Juta untuk seorang pedagang.

“Iya berhenti paling lama seminggu. Kalau jasa ya sehari bisa Rp. 5 jutaan. Kalau yang mau potong kami arahkan keluar Pasar Terban,” katanya.

Atas kondisi ini, Tulus meminta Pemerintah Kota Jogja bertindak cepat. Setidaknya dengan menyediakan lokasi pengganti sementara. Tujuannya agar aktivitas perekonomian para pedagang berjalan normal.

“Rencana akan dipindahkan ke sebelah timur di bekas sepeda. Harapan segera dibangun karena menyangkut orang banyak. Tidak hanya bakul ayam tapi juga masyarakat karena di sini pasar induknya ayam,” ujarnya.

Kepala Disperindag Kota Jogja Yunianto Dwi Sutono memastikan perbaikan berlangsung segera mungkin. Terkait penyebab, adalah erosi akibat hujan deras. Peristiwa ini menyebabkan 5 los potong ayam terdampak dan berhenti beroperasi.

Yunianto memastikan aktivitas berhenti sementara waktu. Para pedagang, lanjutnya, juga sudah mengevakuasi barang dagangan. Sementara untuk perbaikan, pihaknya masih menunggu anggaran dari Pemkot Jogja.

“Memang sudah retak. Anggaran ke Covid-19, untuk perbaikan enggak bisa karena refokusing. Revitalisasi pasar belum ada dari dana alokasi khusus (DAK). Gagal karena, ajukan 2019 terus 2020 ada Covid-19 akhirnya cut (gagal),” katanya. (dwi) Editor : Editor News
#rumah potong ayam terban ambles #hujan deras Jogjakarta #rumah potong ayam Jogjakarta