RADAR JOGJA - Kecelakaan tunggal mobil hanyut di selokan air terjadi di Buk Renteng, Jalan Tangisan Gendol, Padukuhan Tangisan, Banyurejo, Tempel, Sleman, Senin (30/8). Kejadian ini membuat geger warga sekitar dan pengguna jalan. Pasalnya, mobil hanyut dengan posisi mundur dan tanpa ada yang penumpangnya.
Berdasarkan informasi warga sekitar, mobil hanyut dari arah utara ke selatan dan berhenti di Buk Renteng atau Kanal Van Der Wijk itu. Saluran irigasi ini merupakan peninggalan Belanda yang menghubungkan Sungai Progo dan Sungai Opak Jogjakarta.
Mobil tersangkut dan menarik perhatian warga untuk mendokumentasikan kejadian ini. “Banyak yang menghubung-hubungkan dengan hal gaib. Karena posisi selokan lebih tinggi dari jalan, sehingga jadi tontonan warga,” ungkap Lely Widya, 25, saat melintasi di lokasi kejadian kemarin.
Kapolsek Tempel Kompol Riyanto mengatakan, peristiwa terjadi pada 13.10 saat mobil Daihatsu Luxio warna putih dan berpelat nomor AB 1429 DH itu terjebur ke dalam selokan air. Pengemudi mobil bernama Eko Danang Dono, 30, warga Sucen, Triharjo, Sleman dan seorang penumpang Helman Dani Sukendar, 12. Beruntung dalam kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. “Korban (pengemudi, Red) mengalami luka ringan. Lecet di pelipis kiri,” ungkapnya.
Dijelaskan, peristiwa bermula ketika mobil berada di tepi selokan. Pengemudi hendak mencuci karpet di selokan air. Mobil bermaksud putar balik, tetapi malah terperosok masuk ke dalam selokan yang ukurannya lebih lebar dari ukuran mobil. Akibatnya, mobil terbawa derasnya arus air, dengan posisi menghadap ke belakang. Mobil hanyut sekitar 300 meter, sehingga terjadi laka tunggal. (mel/laz) Editor : Editor Content