WINDA ATIKA IRA P, Jogja, Radar Jogja
Pada 8 Juni mendatang merupakan 100 tahun kelahiran Jenderal Besar HM Soeharto (19212021). Dalam rangka itu, pelukis dari Kota Jogja Ki Joko Wasis melukis sosok presiden yang pernah berkuasa selama 32 tahun itu itu dalam perspektif dan imajinasi seniman. ”Ya, ini sebagai dedikasi kami, bagai mana pun Pak Harto pernah menjadi presiden dan berjasa,” katanya kemarin (30/5).
Banyak hal yang menarik dilakukan seniman ini saat melukis di jalan. Ia melukis dengan mengenakan baju adat Jawa dan tanpa alas kaki atau nyeker. Soal ini, ia ingin menunjukkan kearifan lokal yang ada. Aksi dilakukan hanya untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa Soeharto merupakan presiden kedua Indonesia. ”Sengaja nggak dirayakan ramairamai, ini secara inisiatif saja,” ujarnya.
Aksi dilakukan dengan laku jalan kaki mubeng beteng Keraton Jogja, kemudian menuju Memorial Jenderal Besar HM Soeharto (museum) di Dusun Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul. Ia melukis sepanjang jalan dengan media kanvas yang dibawa dengan gerobak.Ia seorang diri melukis di atas gerobak yang berjalan ditarik dengan sepeda motor. Pe ngemudi pun juga mengenakan kostum Jawa. Cara melukisnya tidak menggunakan kuas, melainkan dengan tangan kosong. ”Tadi start dan kumpul di Masjid Jalan Nagan Kulon, Kadipaten, Kraton, Jogja.
Kami berdoa dulu supaya lancar, kemudian jalan dan aksi,” tambah Ki Joko Wasis.Dia menyebut lukisannya akan diserahkan kepada Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti sebagai penghormatan atas yang memiliki wilayah. ”Kami tidak ada pretensi apa pun, tapi sebagai penghormatan,” ujarnya.Secara jadwal, melukis jalan kaki 100 tahun Pak Harto itu dimulai kemarin dan dilanjutkan hari ini (31/5), start Titik Nol KilometerBalai Kota Jogja dengan agenda menyerahkan lukisan ke Wali Kota Haryadi Suyuti.Dilanjutkan Selasa (1/6), startTitik Nol Kilometer Jogja dan berkeliling Kota Jogja.
Kemudian Senin (7/6) start Titik Nol Kilometer Jogja menuju Astana Giri Bangun, Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah, sekaligus ziarah ke makam Presiden Soeharto dan menyerahkan lukisan ke pengelola makam. (laz/fj) Editor : Editor Content