Seorang pengelola wisata wilayah Pantai Krakal, Kalurahan Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari, Baryadi mengatakan, sejak pandemi kunjungan wisata mengalami penurunan dibanding hari normal. “Memang sejak dua bulan terakhir ada peningkatan kunjungan, namun belum pulih,” katanya saat dihubungi Radar Jogja (13/12).
Sebagai perbandingan, lanjut dia, memasuki akhir pekan atau Sabtu biasanya sudah banyak wisatawan berdatangan. Namun sejak korona datang, kondisinya berubah drastis. Pengunjung bisa dihitung dengan jari. “Tidak hanya Pantai Krakal, pantai lain di sepanjang bentang pantai Gunungkidul keluhannya sama,” ungkapnya.
Walau begitu pihaknya menyadari Covid-19 merupakan bencana nonalam dan dirasakan banyak negara. Terpenting saat ini memperhatikan protokol kesehatan (prokes). Sebagai salah warga yang aktif di sektor pariwisata, tentu berharap situasi kembali normal.
“Kami berharap libur akhir tahun ada lonjakan pengunjung. Kami juga sudah menyiapkan sarana kelengkapan protokol kesehatan,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan, target PAD 2020 sebesar Rp 13.972.171.120. Realisasi sampai dengan 30 Novemeber sebanyak Rp 12.509.109.510 atau 89.5 persen.
“Target libur Nataru mulai 24 Desember 2020 sampai dengan 3 Januari 2021 sebanyak 204.822 kunjungan dengan jumlah pendapatan sebesar Rp 1. 540.115.000,” kata Harry.
Agar lebih fokus dan terarah, pihaknya juga menetapkan target terukur pada tahun depan. Misalnya target 1 sampai dengan 3 Januari 2021 jumlah pengunjung 57.765 orang, dengan pendapatan Rp 439.592.500. (gun/laz) Editor : Editor Content