RADAR JOGJA – Pengembangan ekonomi berbasis digital mulai digalakkan di masyarakat. Dengan cara itu, para pelaku usaha bisa memasarkan produknya dalam jangkauan yang lebih luas.
Kepala Seksi Pemberdayaan dan Kemitraan Sri Mulyani mengatakan, masyarkat bisa memanfaatkan media sosial dalam penyebaran informasi dan pemasaran. Masyarakat bisa melakukan melalui Facebook, YouTube, Instagram dan Twitter. “Sekaligus mengenalkan potensi daerah,” kata Sri dalam workshop Pemanfaatan Wifi Publik Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Kamis (3/12).
Dikatakan, pemberdayaan KIM, sangat penting dilakukan karena sebagai mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi publik. Dengan fasilitas wifi publik, diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan bijaksana untuk mencari informasi, pengetahuan, dan ketrampilan yang bermanfaat.
Semenatara itu Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Arif Darmawan mengatakan, KIM memliki peran dalam menyampaikan informasi dari luar yang bermanfaat kepada masyarakat di masaing-masing wilayahnya. Selain itu, mereka dapat menyebarkan informasi potensi lokal yang ada di masing-masing wilayah kepada masyarakat luar.
”Juga mengelola sarana publikasi agar bisa bermanfaat secara luas bagi masyarakat,” jelasnya.
Dikatakan, Pemkab Bantul pada 2020 ini, telah membangun 16 wifi publik. Delapan diantaranya ditempatkan di KIM milenial. ”Di masa mendatang tentunya akan kami tambah di lokasi yang lain,” Arif. (bah/pra)
Editor : Editor Content