Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Anak Zaman Now Lebih Hafal Lagu Tik Tok, Argo Prihatin

Administrator • Minggu, 8 November 2020 | 03:17 WIB
Photo
Photo
 

RADAR JOGJA - Di tengah adaptasi masa new normal, nilai-nilai kebangsaan harus terus dipertahankan. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengingatkan agar masyarakat tidak lengah meskipun pandemi Covid-19 masih melanda.

Belum lagi, penggunaan teknologi digital pada anak-anak jaman now menjadi meningkat sangat pesat. Segala hiburan ataupun informasi dapat dikonsumsi masyarakat secara bebas dan mudah.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Prabowo Argo Yuwono S.I.K., M.Si mengaku prihatin dengan banyaknya video yang menyebar di media massa yang menunjukkan anak-anak tidak mengenal pahlawan nasional, dan lebih mengenal Youtuber-Youtuber yang sering mereka lihat.

Lebih lanjut Argo menyampaikan, saat ditanya, anak-anak umur SD atau SMP menjawab tidak tahu lagu-lagu nasional. Mereka lebih tahu dan hafal lagu-lagu yang ada pada tik-tok yang viral di media sosial.

“Inilah yang menjadi tantangan kita semua dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan di tengah pandemi Covid 19,” kata Argo dalam sebuah webinar di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Jogjakarta Sabtu (7/11).

Dalam webinar bertajuk Makna Penting Wawasan Kebangsaan Dalam Menumbuhkan Ketahanan Nasional Di Tengah Pandemi, Argo mengajak semua pihak untuk bergotong royong membantu mempertahankan nilai-nilai kebangsaan agar tertanam dan tidak luntur di tengah kemajuan Information Technology (IT) yang terus melejit di tengah pandemi Covid 19. Sehingga kelak anak-anak mempunyai nilai nasionalis yang tinggi.

Rektor UKDW Jogjakarta Ir Henry Feriadi, MSc, PhD. mengakui, pandemi Covid 19 sedikit banyak telah memporak porandakan harmoni kehidupan antar sesama umat, antar sesama warga bangsa.

"Karena itu kita perlu kembali melakukan gerakan bersama untuk mempererat kembali harmoni kebangsaan antar sesama komponen bangsa," ujarnya

Terkait hal itu, Kepala Kesbangpol DIJ Djoko Nuryanto, mengingatkan pentingnya sosialisasi mengenai Wawasan Kebangsaan sejak dini kepada masyarakat.

"Wawasan Kebangsaan diharapkan mempengaruhi perilaku kepada setiap warga negara dalam posisi apapun," tutur Djoko.

Dia mengingatkan Wawasan Kebangsaan memuat setidaknya 4 hal yang mengikat semua warga negara, yaitu: Pancasila, UUD '45, Bhineka Tunggak Ika, dan NKRI.

Dosen Fisipol UGM Dr Dafri Agussalim, MA mengakui banyaknya kontroversi terkait pandemi Covid 19 telah memunculkan rasa saling curiga antar masyarakat. "Kalau ada kawan dari Jakarta orang daerah curiga jangan-jangan bawa Covid 19," ungkapnya.

Sementara dosen UKDW Dra. Endah Setyowati M.Si., M.A. mengingatkan pentingnya peran perguruan tinggi dalam situasi sulit akibat berkepanjangan pandemi Covid 19.

"Perguruan tinggi merupakan tempat yang strategis untuk merumuskan upaya-upaya memperkuat mengatasi masa-masa sulit akibat pandeni," tutur Endah seraya menambahkan, termasuk di dalamnya memperkuat nilai-nilai kebangsaan. (*/naf/ila) Editor : Administrator
#Wawasan Kebangsaan