Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Malioboro Bebas Kendaraan, Pengusaha Turun Omzet hingga 80 Persen

Editor News • Sabtu, 7 November 2020 | 19:30 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Paguyuban Pengusaha Malioboro Ahmad Yani (PPMAY) Jogja mengeluhkan penurunan omzet hingga 80 persen selama uji coba kawasan semi pedestrian di Malioboro sejak Selasa lalu (3/11). Hal tersebut disampaikan Ketua PPMAY Sadana Mulyono usai pertemuan bersama 50 anggota PPMAY di sebuah hotel di Malioboro, Jumat sore (6/11). 

“Terkait dengan uji coba non-kendaraan bermotor di Malioboro yang sudah menjadi ikon Jogja, kami merasa perlu ada tindaklanjut dengan memberikan sedikit toleransi kepada kami kalangan pengusaha," ungkapnya.

Menurut Sadana, rata-rata omzet menurun hingga 80 persen. Bahkan beberapa toko merasakan tanpa transaksi dalam sehari. Jika kondisi tersebut terjadi setiap harinya, bukan tidak mungkin para pengusaha akan gulung tikar.



“Padahal ada sekitar 10.000 orang termasuk karyawan yang menggantungkan hidupnya di Malioboro,” ujarnya.

Koordinator Lapangan PPMAY Karyanto Yudomulyono menambahkan, pihaknya telah menggelar pertemuan  antaranggota PPMAY. Mereka berharap dapat berdialog dengan pemerintah.

“Pada Selasa (10/11) kami akan sowan bareng ke Kepatihan, harapannya bisa bertemu Sultan. Agar keluh kesah kami ini bisa dimengerti oleh pembuat kebijakan,” katanya. (sky/tif) Editor : Editor News
#Semi pedestrian #PPMAY #Malioboro