Meskipun sederhana, Pemerintah Kota Jogja akan mempersembahkan tiga tahap kegiatan. Salah satunya Jogja Cross Culture (JCC) yang terjadwalkan hari ini tepat HUT kota (7/10). Acara JCC dengan tema Tumapak ing Jaman Anyar. "Pertunjukan yang biasanya diadakan secara gemuruh dan mengundang banyak penonton kali ini dalam kebiasaan baru kami sajikan dengan konsep daring melalui kanal Youtube Pemkot Jogja dan Dinas Kebudayaan Kota Jogja akan menjadi venue utama kali ini," kata Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Yetti Martanti Selasa (6/10).
Event JCC Tumapak Ing Jaman Anyar akan menyajikan musik, tarian, flow art, fashion show, acrobatic & animasi. Berbagai artis seperti Didik Nini Thowok, Elisha Orcarus Allasso, Anter Asmorotedjo, Lemari Lila, Pulung Jati Rangga, Gatot Danar akan mengisi pertunjukan daring kali ini. "Event kita ini mengandung makna memasuki era jaman baru yang penuh dengan hal baru, kebiasaan baru, kenormalan baru dan cara hidup baru," ujarnya.
Namun, dikatakan bahwa hal baru tersebut tidak membuat kota Jogja kemudian berhenti dinamis, justru menjadi semangat baru dalam melangkah kedepan di era baru ini. "Dalam situasi ini, kita dituntut untuk membaca keadaan dan kondisi serta tantangan adaptasi baru dalam situasi pageblug," sambungnya.
Selain itu Disbud juga akan menyajikan talkshow dengan tema yang sama. Pada program gandhes luwes pum akan menghadirkan Wali Kota Jogja Haryadi Suyudi, Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, perwakilan Keraton Jogja, KPH Notonegoro, aktris Sekar Sari, Kadisbud, Yetti Martanti, dan penggerak seni budaya, Heri Pemad. "Kami juga akan mengundang secara daring Jill Morgan dari Australia dan Thierry Timan dari Kaledonia Baru. Nanti akan membahas tentang gerakan bersama dalam rangka mewujudkan kota Jogja sebagai kota yang nyaman huni yang berpijak pada keistimewaan dengan menguatkan karakter seni, budaya, sosial dan tata design serta arsitektural kota Jogja," jelasnya.
Para penonton dapat menikmati event ini secara virtual pada pukul 19.30 - 20.30. Diselenggarakan tanggal 7-8 Oktober. Melalui kanal Youtube Dinas Kebudayaan Kota Jogja dan Pemkot Jogja.
Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Jogja, Tri Hastono mengatakan selain acara JCC juga ada acara pentas budaya tumapak ing jaman anyar pada 11 Oktober, dan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) pada 21 Oktober. Semua kegiatan ini akan dikemas secara virtual tanpa penonton. "Kita optimalkan melalui Youtube dan sosial media," katanya.
WJNC yang akan ditampilkan ini menceritakan keoptimisan memasuki era baru. Tetap dengan tajuak tarian yang akan dipergakan oleh 14 penari. "Penampilannya nanti menampilkan optimisme gairah masyarakat dalam menapaki jaman baru. Kita harus optimis menapaki era baru," tambahnya.
Selain itu, hari ini (7/10) upacara peringatan HUT Kota di Balaikota diikuti oleh peserta masing-masing OPD sampai dengan kecamatan dan kelurahan. (wia/bah) Editor : Editor Content