Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kini Eranya Perempuan Pimpin DIJ

Editor Content • Senin, 3 Agustus 2020 | 14:53 WIB
GRAFIS: HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA
GRAFIS: HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA
RADAR JOGJA - Pemprov DIJ mulai memberikan kesempatan kepada banyak birokrat perempuan tampil memimpin sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Secara perlahan tapi pasti, jumlahnya terus bertambah.

Gambaran itu terlihat dari hasil lelang jabatan eselon II/a dan II/b.
Hasilnya, dari tujuh jabatan yang dilelang, separo lebih diisi pejabat perempuan. Ada empat pejabat perempuan terpilih menduduki jabatan kepala dinas dan wakil kepala dinas. Empat pejabat perempuan adalah Amin Purwani, Endang Patmintarsih, Erlina Hidayati Sumardi, dan Syam Arjayanti.

“Lelang itu mungkin menjadi sinyal era perempuan yang akan memimpin DIJ ke depan. Sekarang dimulai dari kepala OPD dulu,” ujar seorang sumber di Kepatihan, kemarin (2/8). Namun sumber yang dikenal akrab dengan kalangan elite Kepatihan itu tak bersedia mengomentari lebih lanjut. “Takut bikin geger,” elaknya.

Sumber itu membenarkan empat pejabat perempuan yang lolos lelang itu persis dengan berita yang beberapa kali ditulis Radar Jogja. “Boleh jadi 80 persen. Lihat saja besok pagi (hari ini, Red),” ungkapnya.

Agenda pelantikan pejabat hasil lelang dijadwalkan bersamaan dengan pergeseran empat kepala OPD lainnya. Sesuai undangan yang diteken Sekprov DIJ Kadarmanta Baskara Aji, acara berlangsung di Gedhong Pracimosono hari ini pukul 10.00. Jalannya pelantikan dipimpin langsung Gubernur DIJ Hamengku Buwono X. Selain yang dilantik, sebagian besar tamu undangan menghadiri pelantikan secara virtual. Undangan mulai diedarkan sejak Kamis (30/7) siang.

Kabag Pelayanan dan Umum Paniradya Kaistimewaan DIJ Ariyanti Luhur Tri Setyarini sempat masuk dalam pusaran salah satu calon kepala dinas pendidikan pemuda dan olahraga (Disdikpora) DIJ. Namun saat dihubungi, Ririn, sapaan akrabnya, mengaku tidak ikut menerima undangan pelantikan. “Saya masih tetap di Paniradya,” ujarnya.

Kembali soal birokrat perempuan hasil lelang jabatan, diketahui Amin Purwani saat ini menjabat Kabid Bina Administrasi Keuangan Daerah (BAKD) Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) DIJ. Sejak awal nama Amin santer diplot menjadi kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Amin menjadi perempuan pertama yang memimpin OPD di Jalan Kiai Modjo Jogja ini.

Sama dengan Amin, Endang Patmintarsih juga bakal menjadi perempuan pertama yang mengepalai Dinas Sosial DIJ. Perempuan yang sehari-hari menjadi Kabid Sosial Budaya Bappeda DIJ itu mengungguli Kabid Pengelolaan Barang BPKA DIJ Adi Nugroho. Awalnya Adi lebih dulu masuk bursa salah satu calon kuat. “Endang muncul di enjury time. Nilai akhirnya memang lebih unggul dari Adi,” cerita sumber yang akrab dengan kalangan Baperjakat DIJ itu.

Sebelum ke Bappeda, alumnus Universitas Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara, ini cukup lama bertugas di dinas sosial. Bahkan sejak masih di bawah kanwil departemen sosial. Kabar bakal dilantiknya Endang itu juga mendapatkan respons dari kawannya di media sosial.

Salah satu koleganya memberikan ucapan selamat melalui akun Facebook Endang kemarin. “Selamat n sukses atas pengangkatan kepala Dinsos Prop DIY (kabar dari Group Kalbar),” tulis Wijaya Kusuma yang bekerja di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Jogjakarta.

Setelah Endang, pejabat perempuan ketiga adalah Kepala Balai Pelayanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIJ Erlina Hidayati Sumardi. Posisinya adalah kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3APP) DIJ. Nama Erlina sempat disebut-sebut ditempatkan menjadi kepala dinas kebudayaan. Namun rencana ini urung dilaksanakan.

Syam Arjayanti menjadi perempuan keempat yang hari ini dilantik. Dia akan menjadi wakil kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIJ. Boleh jadi Syam sekaligus menjadi pelaksana tugas karena sejak 1 Agustus lalu, Kepala DPKP DIJ Arofa Noor Indriani telah pensiun. Syam saat ini menjabat Kabid Koperasi dan UKM DIJ.

Sebelumnya, Syam cukup lama bertugas di bidang ketahanan pangan. Dia pernah menjadi Kabid Ketersediaan Pangan dan Distribusi. Birokrat kelahiran 4 Desember 1967 ini menyisihkan calon kuat lainya Doni Dwi Yoga Handoko yang sehari-hari menjabat Kabid Standardisasi dan Penjaminan Mutu Badan Diklat DIJ.

Lelang pejabat jilid 5 ini juga menempatkan Kabid Perencanaan dan Pengembangan Mutu Disdikpora DIJ Didik Wardaya sebagai kepala dinas di intansi asalnya. Disusul Kabid Destinasi Wisata Dinas Pariwisata DIJ Aria Nugarahadi menjadi kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) DIJ. Terakhir Agus Priono terpilih sebagai kepala dinas perizinan dan penanaman modal. Agus berasal dari Kementerian Luar Negeri RI.

Sedangkan tiga kepala OPD dan staf ahli yang digeser, sumber lain membisiki tidak jauh-jauh dengan yang pernah ditulis Radar Jogja. Sumber itu menyebutkan nama Kepala Bappeda DIJ Budi Wibowo (BW) di urutan pertama. BW digeser menjadi staf ahli gubernur bidang pemerintahan, hukum dan politik. Kursi staf ini semula ditempati Sumadi. Selanjutnya Sumadi ditarik menjadi asisten pemerintahan dan administrasi umum.

Kursi kepala Bappeda yang ditinggalkan BW diisi Beny Suharsono. Kini Beny masih menjadi Paniradya Kaistimewaan DIJ. Berikutnya Paniradya akan dipercayakan kepada Aris Eko Nugroho. Jabatan Aris sebelumnya kepala dinas kebudayaan. “Posisi kepala dinas kebudayaan sementara akan dikosongkan. Menunggu pergeseran tahap kedua,” cerita sumber ini.

Latar belakang pergeseran empat pejabat itu, lanjut sumber itu karena ada perintah gubernur. “Pak Gub minta Beny menjadi kepala Bappeda. Menindaklanjuti itu otomatis ada pergeseran,” lanjutnya. (kus/laz) Editor : Editor Content
#Pemprov DIJ #Jogja