Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Harga Bawang Merah Belum Normal

Editor Content • Selasa, 9 Juni 2020 | 17:11 WIB
PANTAU HARGA: Pegawai Dinas Pasar Kota Jogja saat lakukan survei harian harga sembako di Pasar Beringharjo. (JIHAN ARON VAHERA/RADAR JOGJA )
PANTAU HARGA: Pegawai Dinas Pasar Kota Jogja saat lakukan survei harian harga sembako di Pasar Beringharjo. (JIHAN ARON VAHERA/RADAR JOGJA )
RADAR JOGJA - Kebutuhan pokok menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindarkan. Salah satunya adalah bawang merah. Sejak menjelang Hari Raya Idul Fitri hingga sekarang harga bawang merah di Kota Jogja belum berada di harga normal.

 

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Disperindag Kota Jogja Adhy Pradana mengatakan, terhitung Senin (8/6) harga bawang merah ada di angka Rp 40 ribu per kilogram. Meski tinggi, dia menyebutkan harga tersebut masih terbilang wajar. “Sebab, Minggu sebelumnya malah Rp 45 ribu. Mulai Sabtu dan Minggu turun Rp 42 ribu sampai Rp 43 ribu,’’ ungkap Adhy.

Menurutnya, itu harga yang terpantau di Pasar Beringharjo. Sedangkan di pasar-pasar lain mungkin lebih tinggi. Karena mereka sebagian besar mengambil bawang merah dari Pasar Beringharjo. Tingginya harga itu karena pasokan dari petani di Bantul rendah. Ini disebabkan hasil panen tidak maksimal karena hujan. "Jadi distribusi ke kota jumlahnya sedikit," katanya.

Photo
Photo
Masih Tinggi, Harga-Bawang Merah Belum Normal ( RADAR JOGJA FILE )

Meskipun kini saat pandemi Covid-19 dan permintaan masyarakat turun, tetapi karena barangnya dari pemasok sedikit mengakibatkan harga jualnya mahal. Meski begitu, Adhy mengatakan pasokan bawang merah untuk Kota Jogja aman. Karena, daya beli konsumen yang turun.

Dia menambahkan, di awal April lalu harga bawang merah anjlok, yakni Rp 25 ribu karena kualitas barangnya jelek. Kalau normal, harga bawang merah di kisaran Rp 32 ribu per kilogram. "Kalau sekarang barangnya sudah bagus-bagus," ungkap dia.

Salah satu pedagang bawang merah di Pasar Beringharjo Endang Mujiwati menyebutkan, meskipun tinggi, para konsumen tetap banyak yang membeli bawang di tempatnya. Karena bawang merupakan kebutuhan pokok yang harus dimiliki. "Jadi mau tidak mau membeli. Saya biasanya memberi tahu langganan perkembangan harga, agar tidak kaget, " ujar dia. (cr1/din) Editor : Editor Content
#pasar beringharjo #harga bawang merah #Endang Mujiwati #Covid-19 #Jogja #Pengendalian Perdagangan Disperindag