Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Geger Lintang Mati, Diduga Sakit

Editor Content • Sabtu, 29 Februari 2020 | 14:40 WIB
AMBIL BANTUAN: Warga Kota Jogja antre untuk menerima bantuan sosial (Bansos) di Kantor Pos Besar, Jogja (9/5). Bansos berupa uang Rp 600 ribu dibagikan kepada 6.203 warga terdampak Covid-19.( Elang Kharima Dewangga/radar jogja)
AMBIL BANTUAN: Warga Kota Jogja antre untuk menerima bantuan sosial (Bansos) di Kantor Pos Besar, Jogja (9/5). Bansos berupa uang Rp 600 ribu dibagikan kepada 6.203 warga terdampak Covid-19.( Elang Kharima Dewangga/radar jogja)
RADAR JOGJA - Hiu paus dengan panjang 4,9 meter mati. Ikan dengan diamater 2,6 meter, lebar kepala sekitar satu meter, dan berat mencapai 3,4 kuintal tersebut terdampar di Pantai Congot, Temon, Kulonprogo Jumat (28/2).

Bangkai satwa yang memiliki nama Latin Rhincodon Typus ini kali pertama ditemukan nelayan yang hendak melaut. Warga atau nelayan setempat lebih mengenal ikan tersebut dengan sebutan ikan Geger Lintang atau Naga Lintang.

Koordinator Sarlinmas Wilayah 5 Kulonprogo Aries Widiatmoko mengatakan, diduga ikan hiu paus tersebut sempat terdampar di Pantai Glagah beberapa hari sebelumnya. "Sekilas bentuk ukurannya sama," ucapnya. Untuk memastikan, mereka menunggu observasi dari BKSDA.

Dijelaskan, penampakan atau kemunculan ikan hiu paus di pantai selatan Kulonprogo sempat terjadi beberapa kali. Di antaranya di Pantai Glagah, kemudian Pantai Garongan, dan terakhir di Pantai Congot atau muara Sungai Bogowonto.

Pengunjung Pantai Congot Siti Resmi Muryani mengungkapkan, ikan hiu paus itu mirip sekali seperti yang mendarat di pantai Garongan dan Glagah. Warga lain menduga itu ikan yang sama. “Mungkin sakit atau terbawa arus dan tidak mampu kembali ke tengah," ungkapnya. (tom/din) Editor : Editor Content
#hiu paus #Kulonprogo