Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jamuan Makan Malam Bak Sultan Ternate

Editor News • Kamis, 18 Oktober 2018 | 20:06 WIB
DIRAMPAS : Fasilitas guiding block untuk tuna netra di kawasan Malioboro yang terlalu mepet dengan lapak milik PKL. (SETIAKY A KUSUMA/RADAR JOGJA)
DIRAMPAS : Fasilitas guiding block untuk tuna netra di kawasan Malioboro yang terlalu mepet dengan lapak milik PKL. (SETIAKY A KUSUMA/RADAR JOGJA)
SLEMAN - Jaringan Komunitas Ternate (Jarkot) pada Selasa (17/10) malam menghidangkan jamuan makan malam bak sultan di Atrium Sahid J-Walk. Makanan tersebut dihidangkan di meja panjang yang dihadiri undangan dari berbagai daerah. “Jamuan semacam ini sering kami hidangkan untuk tamu kehormatan,” jelas Kris Syamsudin, pendiri Jarkot.

Mulai dari nasi kuning, gohu ikan, sampai ketupat dengan berbagai bentuk terhidang di atas meja. Terkandung doa di tiap makanan. “Kalau dihidangkan dalam pernikahan, ketupat kerbau, atau yang disebut kobo, dimaknai sebagai simbol kesetiaan suami,” jelas Kris.

Selain mengandung doa, beberapa makanan mencerminkan sejarah masyarakat Ternate. Misalnya, Jaha yang berjumlah 10 potong yang melambangkan armada laut yang siap siaga melindungi warganya. Ada pula boboto, nasi kuning yang harus dimakan 4 orang yang melambangkan empat penguasa. “Tidak boleh lebih, tidak boleh kurang,” jelas Kris.

Berbagai jamuan yang dihidangkan kaya akan rempah, mulai dari cengkih, pala, sampai kayu manis yang membuat aromanya menyeruak di tiap sudut ruangan. “Semuanya kami bawa langsung dari ternate,” jelas Kris. Para tamu undangan pun tak kuasa menahan lapar ingin segera menyantap.

Acara ini merupakan rangkaian Indonesian Creative City Festival (ICCF). Ada pula penampilan dari Olsky dan Korekayu mengiringi perjamuan. “Semoga jamuan ini dapat memperlancar festival ini sampai selesai nanti,” jelas Kris. Editor : Editor News
#ICCF #jamuan makan #Jarkot #Jaringan Komunitas Ternate #Indonesian Creative City Festival