"Ya, menurut kami ini belum final. Dengan bukti yang kami miliki, kami yakin menang dalam gugatan yang segera diajukan ke MK," tandas Ketua Tim Pemenangan IP-Fadli, Danang Rudiyatmoko kepada Radar Jogja saat diminta tanggapannya terhadap hasil rekapitulasi kemarin (25/2).
Seperti diberitakan harian ini kemarin (25/2), dalam penghitungan rekapitulasi suara Pilwali Kota Jogja 2017 yang berlangsung dalam suasana panas itu, pasangan Haryadi Suyuti (HS)-Heroe Poerwadi (HP) memperoleh total 100.333 suara, sementara paslon IP-Fadli mendapatkan 99.146 suara atau dengan selisih 1.187 suara.
Saat penghitungan rekapitulasi suara di kantor KPU Kota Jogja itu, saksi dari paslon nomor satu memilih aksi walk out (WO), karena merasa protesnya tidak mendapat tanggapan dari komisioner KPU Kota. Mereka menyatakan tidak puas dan mengancam akan mengajukan gugatan ke MK.
Danang mengakui, pihaknya tidak bisa menerima hasil penghitungan rekapitulasi suara lantaran banyak saksi dari timnya yang menemukan surat suara yang sah namun dianggap tidak sah. Temuan seperti ini, antara lain, yang juga akan disampaikan ke MK.
Ditanya soal strategi dan persiapan kampanye tim suksesnya sehingga belum sukses mengantarkan IP-Fadli memenangi pilwali, Danang menyakini selama ini sudah dijalankan dengan baik dan matang. Ia menilai kekalahannya karena demokrasi di KPU Kota tidak berjalan baik, sehingga banyak masalah.
Sebelum melayangkan gugatan ke MK, Danang mengaku bersama timnya sudah melakukan rapat koordinasi. "Kami terus melakukan koordinasi terkait persiapan agar pengajuan gugatan ke MK. Dan kami optimistis, gugatan kami akan dikabulkan," tegas Danang. (ita/laz/ong) Editor : Administrator