Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rumah Dilempar Molotov, Sofa Terbakar

Administrator • Sabtu, 17 Desember 2016 | 15:29 WIB
Photo
Photo
RADARJOGJA.CO.ID - SLEMAN - Belum reda terjadinya kasus kekerasan di Jogjakarta, aksi teror kembali terjadi. Kali ini warga Dusun Goser, Sumberrahayu, Moyudan, digegerkan dengan pelemparan molotov oleh orang tidak dikenal di rumah milik Priyono, 50, kemarin (16/12) dinihari. Akibat teror ini, sebagian sofa yang berada di depan rumah hangus terbakar.


Dari lokasi kejadian, petugas menyita barang bukti berupa pecahan botol kaca berwarna hijau bertuliskan Anggur Kolesom dan sumbu yang sudah terbakar. Dari informasi penyidik saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), terdapat warga yang melihat pelaku saat melintas di pedukuhan itu.


"Pelaku dua orang berboncengan sepeda motor. Namun identitas pelaku belum diketahui," kata Kapolsek Moyudan AKP Masnoto kemarin.


Dia menjelaskan, saksi sempat melihat dua orang berboncongan datang dari arah selatan menuju kampung. Tak lama setelah kedua orang tersebut masuk kampung, terdengar suara ledakan dari salah satu kediaman warga.


Suasana cukup gelap membuat warga yang berdekatan dengan lokasi kejadian tidak dapat mengidentifikas pelat nomor motor yang digunakan pelaku. "Kedua pelaku menaiki sepeda motor matic berwarna gelap namun pelat nomornya tak jelas," jelasnya.




 

[ad id="38715"]

Dikatakan, saat tetangga korban melakukan pengecekan ke sumber suara, ternyata ada api yang membakar. Kemudian warga melakukan pengejaran terhadap pelaku, namun tidak ditemukan.


Akibat pelemparan molotov ini, sebuah sofa dan sandal yang berada di depan rumah hangus terbakar. Beruntung api yang menjalar dari ledakan itu tidak menimbulkan kerusakan berarti. Karena sesaat setelah terdengar ledakan, para tetangga mendatangi rumah korban dan membantu memadamkan api.


Masnoto mengaku belum bisa memastikan motif dari aksi tersebut. Saat ini penyidik masih berusaha mendalami kejadian ini dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga korban.


"Bisa jadi pelaku salah sasaran. Karena dari keterangan pemilik rumah, selama ini tidak memiliki persoalan apapun dengan orang lain," kata Masnoto.


Saat disinggung mengenai aksi klithih dan kenakalan remaja, ia tidak bisa menjawab secara pasti. Untuk mengetahui motif pasti aksi molotov itu, perwira polisi ini mengaku masih harus melakukan penyelidikan.


"Nanti kalau pelaku sudah tertangkap akan diketahui motif sebenarnya. Saat ini unit reskrim kami tengah melakukan penyelidikan," tandas Kapolsek. (bhn/laz/ong) Editor : Administrator
#Sleman #teror #bom molotov #Kebakaran