Menurutnya, warga Jogjakarta tidak memiliki kepentingan terkait maksud dan tujuan demo itu. "Warga Jogjakarta tidak perlulah. Itu kepentingan yang di Jakarta saja," ujar HB X.
Terkait demo yang digadang-gadang sebagai aksi damai itu, gubernur berharap demikian. Mereka yang ikut ambil bagian dalam demo diminta bisa menjaga diri dari provokator yang sewaktu-waktu bisa menyelinap masuk.
"Setelah Jumatan selesai, ya pulang. Kalau mau ikut, ya silakan saja, yang penting kalau sudah selesai, pulang," ujarnya.
Danrem 072/Pamungkas Brigjen Inf Fajar Setiawan. Ia berharap masyarakat tidak sampai terprovokasi. "Ajakan ke mana-mana nggak usahlah, cukup di sini saja. Kita kan cinta Jogja, cinta Indonesia dari Jogja," ujarnya. (dya/eri) Editor : Administrator