PADA bagian lain, Tim Disaster Victim Identification ( DVI) Polda DIJ berhasil mengidentifikasi tiga korban tewas tertimbun tebing karang Pantai Sadranan, Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul, Rabu (17/6). Mereka ada yang diketahui dari ciri khusus, seperti badan bertato dan susunan gigi.
Di antara korban tewas tersebut, terdentifikasi merupakan pasangan suami istri (pasutri), yakni DeniPinci Setiawan,23, warga Sidomulyo, Salaman, Magelang dan Risa Ummami, 22, warga Padukuhan Logandeng, Desa Ngablak, Srumbung Magelang.Korban ketiga teridentifikasi sebagai Joko Susanto,37, warga Padukuhan Logandeng, Desa Ngablak, Srumbung, Magelang. Sementara satu korban tewas lain yang sudah di RSUD Wonosari dan belum bisa diidentifikasi, diketahui berjenis kelamin perempuan.
Tim DVI terus berusaha mengenali para korban secar pasti dengan cara mencocokkan sidik jari dengan identitas orang diduga korban. Selain itu juga mencocokkan properti milik korban terakhir kali digunakan, seperti informasi dari pihak keluarga korban.
"Dalam proses identifikasi ini, kami menggunakandua metode, yakni data medis dan data properti. Data medis meliputi ciri fisik korban, dan kita kenali dari bekas luka, sidik jari, susunan gigi. Sementara data properti berupa perlengkapan yang digunakan korban seperti pakaian, anting atau tato," kata Kepala Bidang Kedokteran Polda DIJ, AKBP dr Nyoman Edi usai memimpin proses identifikasi korban di RSDU Wonosari.
Menurut Nyoman, dalam proses identifikasi tim harus berhati-hati dan teliti mengingat kondisi korban dalam keadaan tidak utuh lagi. Seluruh korban yang sudah teridentifikasi, semuanya sudah sesuai dengan ciri gambaran medis dan properti. "Ketepatan mengidentifikasi adalah mutlak," ujarnya.
Lebih jauh Nyoman mengimbau bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga akibat bencana tebing ambrol di Pantai Sadranan, diharap segera melapor ke posko DVI di rumah sakit atau posko Pantai Sadranan.
"Kami berharap dengan informasi itu bisa memudahkan pihak kepolisian dalam mengungkap indentitas korban," pintanya.
Kapolres Gunungkidul mengatakan, seluruh jenazah yang teridentifikasi langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Mengenai biaya perawatan jenazah hingga pengiriman ke rumah duka, akan ditanggung pihak RSUD Wonosari. (gun/jko/ong) Editor : Administrator