Berkenaan dengan itu, Kombes Erwin yang belum satu bulan menjabat Kapolda DIJ ini, telah meminta kepada jajarannya, utamanya melalui para kapolres, untuk mensikapi keadaan ter-sebut. Para kapolres diminta menjadwalkan tugas para ang-gotanya di saat musim liburan. "Seperti saat weekend, atau long weekend, jika perlu polisi yang ber-tugas lebih banyak daripada hari-hari biasanya. Dan saya sudah me-minta para kapolres untuk menjad-walkan tentang hal ini," tandasnya.
Dijelaskan, saat musim liburan, dari pengamatannya, Jogja selalu padat. Hal itu, bukan tidak mungkin terjadi gesekan, gang-guan kamtibmas, kejahatan, atau kesemrawutan arus lalu lintas. Hal itu sangat tidak diinginkan terjadi. Agar kejahatan atau gang-guan kamtibmas tidak subur di saat-saat musim liburan, maka polisi jangan ikut libur. "Ini juga menjadi kebijakan prioritas. Polisi tidak boleh libur keseluruhan di saat hari-hari libur. Harus tetap ada yang tugas. Bila perlu, nanti jumlahnya diperba-nyak yang bertugas di saat hari-hari liburan tersebut," tandasnya.
Bukan hanya di jalanan atau tempat-tempat wisata yang ramai saat liburan. Juga dikhawatirkan terjadi tindakan kejahatan lain. Dia mencontohkan, biasanya kalau musim liburan, banyak warga yang ngisi liburan dengan meninggalkan rumahnya. "Apa-lagi Jogjakarta yang dikenal ba-nyak rumah kos-kosannya. Ini juga memiliki kerawanan kamtib-mas yang tinggi," tuturnya.Lebih jauh dia menceritakan pengalamannya saat menjadi kapolres di Purwokerto. Saat itu, di saat liburan, terjadi pembunu-han di kos-kosan. Itu terjadi, karena kos-kosan sedang sepi. Di mana saat itu, seorang putri tewas mengenaskan akibat di-bunuh. Yang membunuh adalah sang pacar. (mar/jko/ong) Editor : Administrator