Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Meriahnya 30 Pasangan Nikah Bareng di GL Zoo

Administrator • Kamis, 11 Desember 2014 | 22:17 WIB
Photo
Photo
DWI AGUS/RADAR JOGJA
LANGKA: Salah satu pasangan nikah bareng bangga menunjukkan buku nikah usai ijab kabul di atas gajah di Gembiraloka Zoo, kemarin (10/12).

Gajah Bergerak, Pengantin dan Penghulu Grogi


JOGJA - Nikah Bareng yang berlangsung di Gembiraloka Zoo (GL Zoo) Jogjakarta kemarin (10/12) berlangsung meriah. Se-banyak 30 pasangan resmi mengikrarkan janji suci mereka di kebun binatang khas Jogjakarta ini. Bahkan kemasan pun diha-dirkan dengan tata acara berbeda.
Tanggapan beragam pun dilontarkan, termasuk para peserta nikah bareng Setiawan Dwi Santosa dan Rani Wijayanti mendapatkan sebuah kehormatan. Pasangan ini diijabkan di atas gajah oleh penghulu sekaligus Kepala KUA Umbulharjo Drs Muchlis."Bagi kami para penghulu me-nikahkan adalah suatu hal yang wajar.
Namun konsep ini ber-beda karena menikahkannya dengan naik gajah. Tidak hanya mempelainya yang deg-degan, namun semua yang turut hadir di sini juga terlihat deg-degan," kata Muchlis.
Pernyataan Muchlis ini memang terbukti. Pasalnya, mempelai pria Setiawan terlihat mengulang ikrar ijab kabul sebanyak tiga kali. Bahkan di ijab kedua, Se-tiawan sampai harus menghen-tikan di tengah kalimat ijab."Grogi karena gajahnya berge-rak terus dan bikin sedikit takut. Tapi akhirnya senang karena hubungan sudah sah menjadi suami istri," kata Setiawan.
Kepala Dinas Sosial DIJ Untung Sukaryadi pun turut serta men-jadi saksi nikah. Dirinya meny-ambut positif kegiatan yang diadakan oleh Forum Ta’aruf Indonesia (Fortais). Menurutnya, nikah bareng merupakan bentuk kepedulian.
Selain itu dengan adanya nikah bareng ini turut meringakan permasalahan sosial. Terlebih bagi pasangan yang ingin me-nikah tapi belum mampu. Dia pun berharap agar kegiatan ini dapat berlangsung secara kon-sisten."Apalagi ada peran dari forum Corporate Social Responbility DIJ. Sehingga perusahan-peru-sahaan besar di Jogjakarta turut berperan menaikan kesejahte-raan sosial masyarakat," kata Untung.
Konsep nikah bareng ini dia-wali dengan arak-arakan pawai dari Balai Kota Jogja menuju GL Zoo. Arak-arakan dikawal oleh sepasang gajah milik GL Zoo. Selain itu ada penari dan juga transportasi keliling milik GL Zoo.Konsep nikah bareng inipun mendapat dukungan dari GKR Pembayun. Putri sulung Sri Sul-tan Hamengku Buwono X ini mengungkapkan, menikah ada-lah komitmen keluarga utuh. Tercatat secara resmi dalam catatan pernikahan negara.
Sementara Direktur Utama (Dirut) GL Zoo KMT A Tirtodi-projo siap memberikan dukungan. Selain pawai yang dikawal gajah, GL Zoo pun menyiapkan sejum-lah titik untuk ijab kabul. Se-perti di kandang gajah, kandang unta dan wahana lainnya.Bahkan GL Zoo memberikan free acces bagi pasangan nikah dan keluarga pengiring. Bebe-rapa fasilitas inipun dapat di-nikmati tanpa mengeluarkan biaya sama sekali. Ini dilakukan untuk menyambut hari bahagia bagi pasangan dan juga kelu-arga."Kita sangat mendukung ke-giatan ini, apalagi pernikahan adalah sesuatu yang suci dan sakral. Tentunya kita ingin ber-bagi bersama kebahagiaan ini," kata pria yang akrab disapa Joko Tirtono ini. (dwi/laz/ong) Editor : Administrator