Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pasar Demangan Sudah Lebihi Kapasitas

Administrator • Selasa, 14 Oktober 2014 | 16:20 WIB
Photo
Photo
SETIAKY A. KUSUMA/RADAR JOGJA
LEBIHI KAPASITAS: Kondisi Pasar Demangan Jogja saat diambil gambar dari seberang jalan, kemarin (13/10). Meski sudah lebihi kapasitas, namun belum ada rencana dari pemerintah untuk melakukan revitalisasi pasar yang ada di Jalan Afandi ini.

Dinas Pengelolaan Pasar Belum Berniat Revitalisasi


JOGJA – Kesemrawutan mewarnai kondisi Pasar Demangan akhir-akhir ini. Pasar yang terletak di Jalan Afandi ini mengalami kele-bihan kapasitas (overload). Meski demikian, pemerintah kota Jogja belum punya rencana untuk merevitalisasi pasar pada tahun ini.Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (Dinlopas) Kota Jogja Masryution Tonang mengatakan, Pasar Demangan memang mengalami permintaan konsumen yang tinggi, sehingga pasar tersebut selalu ramai, dan membludak hingga ke bahu jalan. "Pasar Demangan memang boleh dibilang overload.
Selain permintaan konsumen terhadap pasar, kondisi jalan juga menjadi salah satu faktornya," katanya kemarin.Meski demikian, ia menegaskan, hingga akhir tahun ini pihaknya belum bisa melakukan tindakan apa-apa untuk mengatasi overload tersebut. "Sampai 2015 nanti, Pasar Demangan belum ada rencana direvitalisasi," ujar Tonang.Menurut Tomang, tidak hanya Pasar Demangan yang berdampak pada lalu lintas, tapi pasar-pasar yang lain, seperti Pasar Sentul dan Prawirotaman mengalami hal yang sama. "Pada prinsipnya, pemerintah tetap ada upaya untuk itu (revitalisasi).
Hanya harus dilakukan bertahap," jelasnya. Sampai 2015, Dinlopas Kota Jogja hanya akan melakukan revitalisasi tahap III di Pasar Karangwaru dan Pasar Kranggan.Menyikapi hal ini, DPRD Kota Jogja mendorong agar dinas terkait intensif melakukan pengawasan terhadap pengelola pasar. Jika kondisi pasar sudah melebihi kapasitas, sebaiknya membatasi penam-bahan jumlah pedagang. "Kasus semacam ini harus ditangani sejak dini. Jangan sampai menimbulkan persoalan baru yang pada akhirnya sulit mencari jalan keluarnya," kata Ketua DPRD Kota Jogja Sujanarko. (fid/jko/jiong) Editor : Administrator