JOGJA – Sepekan penerapan jalan satu arah ke utara di Jalan Prof Yohanes Sagan, ternyata berpengaruh terhadap arus lalu lintas di jalan-jalan lainnya. Yang paling besar terkena dampaknya adalah di jembatan layang Lempuyangan dan Jalan Atmosukarto.
Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Jogja Windarto mengatakan, pasca penerapan satu arah di Jalan Prof Yohanes, Kamis lalu (25/9), dari evaluasi Dishub Kota, pada pekan pertama penerapan, ternyata jalan di sekitar jembatan layang Lempuyangan mengalami peningkatan kepadatan hingga 30 persen.
"Pada awal penerapan, memang ada luapan pemakai jalan di jembatan layang Lempuyangan dan Jalan Atmosukarto. Namun karena terjadi terus-terusan, akhirnya masyarakat juga menjadi terbiasa dan merubah pola perjalanannya," ujar Windarto, kemarin (1/10).
Meski begitu, menurut dia, efek perubahan Jalan Prof Yohanes paling dirasakan di wilayah Sleman. Sementara untuk jalanan di Kota Jogja yang paling terasa dampaknya di sekitar jembatan layang Lempuyangan dan Jalan Atmosukarto.
"Hingga saat ini, masih terdapat penambahan arus kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut, namun tidak sebanyak saat awal penerapan," lanjutnya
Untuk itu, Dishub Kota berencana menambah lampu lalu lintas di jembatan layang Lempuyangan dan Jalan Atmosukarto. "Berkenaan dengan Jalan Atmosukarto dan jembatan layang, nanti akan dikasih lampu pengatur lalu lintas dengan satu kontrol terpusat," ujar Windarto.
Meski akan diberi lampu pengatur lalu lintas di jembatan layang Lempuyangan, dirinya meyakinkan penghentian kendaraan tidak akan sampai puncak jembatan. Selain itu, jembatan layang Lempuyangan sendiri juga tidak diperuntukkan bagi kendaraan besar, sehingga meski ada pemberhentian di atas jembatan, tidak akan mempengaruhi konstruksi.
Lebih jauh dikatakan, Dishub Kota Jogja saat ini masih memfokuskan pada pemantapan penerapan jalan searah di Jalan C Simanjuntak Terban dan Jalan Prof Yohanes Sagan. Setelah selesai dengan kedua ruas jalan tersebut, Dishub Kota sudah siap untuk mengkaji kemungkinan penerapan jalan searah lainnya di jalanan Kota Jogja.
Windarto menyebutkan, beberapa ruas jalan yang kemungkinan akan diubah searah, adalah Jalan AM Sangaji, Jalan Prawirotaman dan Jalan Kemasan, Kotagede. "Sudah dalam perencanaan, tapi masih dalam pengkajian," ungkapnya. (pra/jko) Editor : Administrator