Batik, Merapi, dan Aksi Peduli Lingkungan Warnai AQUA DBL Dance 2026 Jogja

Bahana. • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 11:11 WIB
Penampilan SMAN 1 Yogyakarta
Penampilan SMAN 1 Yogyakarta

RADAR JOGJA – Kekayaan Indonesia tak hanya tercermin dari beragam tradisi dan karya budaya. Bentang alam serta kearifan lokal yang berkembang di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari identitas Nusantara.

Semangat tersebut diterjemahkan peserta AQUA DBL Dance 2026 D.I. Yogyakarta melalui gerak dan koreografi. Pertunjukan yang mereka sajikan tak sekadar mengejar keindahan visual, tetapi juga membawa pesan tentang keberagaman, hubungan manusia dengan alam, hingga kepedulian terhadap lingkungan.

Tiga tim tampil dengan cerita berbeda. Tim dance SMAN 1 Yogyakarta mengeksplorasi filosofi motif batik. SMAN 2 Ngaglik mengangkat kisah Gunung Merapi, sedangkan SMAN 1 Banguntapan menyampaikan pesan lingkungan melalui fenomena pendakian gunung.

Berikut cerita yang mereka hadirkan di panggung AQUA DBL Dance 2026 D.I. Yogyakarta.

Baca Juga: Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I. Yogyakarta Masuk Hari Keenam, Enam Pertandingan Digeber

SMAN 1 Yogyakarta: Menari Bersama Filosofi Batik

Batik menjadi sumber inspirasi utama tim dance SMAN 1 Yogyakarta. Mereka tidak hanya menampilkan beragam motif, tetapi juga mencoba menerjemahkan nilai yang terkandung di balik setiap corak ke dalam koreografi.

Bagi tim tersebut, batik merupakan lebih dari sekadar kain bermotif. Warisan budaya itu menyimpan cerita, filosofi, dan nilai yang terus diwariskan antargenerasi.

Sejumlah motif seperti Parang, Kawung, dan Mega Mendung kemudian menjadi bagian dari konsep pertunjukan.

Parang dimaknai sebagai simbol semangat untuk terus bergerak maju dan pantang menyerah. Sementara motif Kawung merepresentasikan keseimbangan serta keteguhan dalam menjalani kehidupan.

Berbeda lagi dengan Mega Mendung yang membawa pesan mengenai ketenangan dan kemampuan mengendalikan diri.

Pertunjukan semakin menarik ketika sosok burung merak muncul dengan bentangan bulu yang memenuhi panggung. Kehadiran visual tersebut menjadi simbol keberanian dalam menunjukkan identitas sekaligus menggambarkan keindahan keberagaman Indonesia.

Lewat konsep tersebut, SMAN 1 Yogyakarta ingin menyampaikan bahwa perbedaan bukan sesuatu yang harus dihilangkan. Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi kekuatan yang memperkaya identitas bangsa.

SMAN 2 Ngaglik: Merapi dalam Dua Sisi

Gunung Merapi menjadi pusat cerita tim dance putra SMAN 2 Ngaglik. Mereka membawakan konsep “RING OF FIRE – The Soul of Merapi”.

Pertunjukan tersebut mencoba memperlihatkan dua karakter Merapi. Dalam kondisi tertentu, gunung tersebut tampak tenang dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Namun, di balik ketenangan itu tersimpan kekuatan alam yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Baca Juga: Cinta Laura Bakal Hadir di Kupang, Siap Ramaikan Flobamorata Creative Expo 2026

Unsur tari dan budaya Jawa dipadukan untuk membangun cerita. Gerakan para penari semakin intens ketika menggambarkan meningkatnya aktivitas Merapi hingga mencapai fase erupsi.

Koreografi yang semakin kuat menjadi gambaran energi alam yang begitu besar dan berada di luar kendali manusia. Setelah mencapai klimaks, suasana kembali perlahan mereda.

Di balik cerita tentang Merapi tersebut, SMAN 2 Ngaglik membawa filosofi Hamemayu Hayuning Bawana.

Nilai tersebut diterjemahkan sebagai pengingat bahwa manusia tidak seharusnya memosisikan alam sebagai sesuatu yang harus ditaklukkan.

Sebaliknya, manusia perlu memahami karakter alam, menghormatinya, sekaligus menjaga keseimbangan dengan lingkungan di sekitarnya.

SMAN 1 Banguntapan: Dari FOMO Mendaki hingga Peduli Lingkungan

Isu lingkungan menjadi fokus tim dance SMAN 1 Banguntapan melalui konsep “Beyond The Summit”.

Cerita berangkat dari fenomena mendaki gunung yang semakin populer di kalangan anak muda. Dalam pertunjukan tersebut, para pendaki awalnya datang karena mengikuti tren atau mengalami Fear of Missing Out (FOMO).

Keindahan panorama menjadi daya tarik utama. Mereka ingin menikmati pemandangan sekaligus mengabadikan perjalanan di kawasan pegunungan.

Namun, suasana berubah ketika para pendaki menemukan tumpukan sampah yang ditinggalkan pengunjung sebelumnya.

Temuan tersebut menjadi titik balik cerita. Kesadaran para penari mulai tumbuh dan mereka kemudian mengambil tindakan untuk membersihkan kawasan tersebut.

Aksi memungut sampah hingga penerapan konsep recycle menjadi bagian dari koreografi. Barang yang sebelumnya dianggap tidak berguna ditampilkan kembali sebagai sesuatu yang masih dapat dimanfaatkan.

Baca Juga: Kronologi Laka Maut di Bukit Fatimah Larantuka, Mobil Bawa 7 Orang Masuk Jurang, 2 Meninggal Dunia

Pesan tersebut menjadi penutup penampilan SMAN 1 Banguntapan: menikmati keindahan alam harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab untuk menjaganya.

Generasi muda diajak memahami bahwa mencintai Indonesia tidak cukup hanya dengan mengagumi pemandangan alamnya. Kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan kekayaan Nusantara, termasuk sumber air yang berasal dari kawasan pegunungan.

Ketiga tim tersebut menunjukkan bahwa kekayaan Indonesia dapat diterjemahkan melalui berbagai sudut pandang. Batik menjadi simbol warisan budaya, Merapi menggambarkan relasi manusia dengan kekuatan alam, sedangkan persoalan sampah menjadi pengingat tentang tanggung jawab menjaga lingkungan.

Sementara itu, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 akan hadir di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia.

Kompetisi tersebut kembali menjadi wadah untuk mencari student-athlete terbaik dari masing-masing kota melalui program DBL Camp. Program ini menjadi salah satu tahapan menuju DBL Indonesia All-Star.

Selain pertandingan basket, musim ini juga menghadirkan AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100% Indonesia”.

Rangkaian pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play. Sementara pertandingan final juga tersedia melalui YouTube Good Day ID.

 

Editor : Bahana.
AQUA DBL Dance 2026 100 Persen Indonesia Gunung Merapi SMAN 1 Yogyakarta DBL Jogja