SLEMAN – Pertandingan sengit tersaji dalam gelaran Honda DBL DI Jogjakarta Series yang mempertemukan tim basket putra SMAN 8 Yogyakarta (Delayota) melawan MAN 1 Yogyakarta (Alnesa) pada Minggu, 27 September 2026. Berlangsung di GOR UNY Yogyakarta, SMAN 8 Yogyakarta berhasil memenangi laga dramatis ini dengan skor tipis 32-30.
Laga berjalan sangat alot sejak kuarter pertama. Kedua tim saling bertukar serangan dan menunjukkan pertahanan yang solid, hingga kuarter pembuka ditutup dengan skor imbang 7-7.
Memasuki kuarter kedua, MAN 1 Yogyakarta sempat mengambil alih kendali permainan melalui koordinasi serangan yang rapi, menutup paruh pertama dengan keunggulan 15-9. Dominasi MAN 1 Yogyakarta berlanjut hingga akhir kuarter ketiga dengan memimpin 23-18. Bahkan, tim asuhan pelatih Muhammad Mirza Aphni Wafa ini sempat memimpin hingga margin tertinggi 9 poin di pertengahan laga.
Namun, semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh anak-anak SMAN 8 Yogyakarta di kuarter pamungkas. Di bawah arahan pelatih Gilang Ramadhan Pratama, SMAN 8 Yogyakarta melancarkan aksi bangkit (comeback) yang luar biasa. Dengan torehan 14 poin tambahan di kuarter keempat sementara lawan hanya mencetak 7 poin, SMAN 8 Yogyakarta berhasil membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan dramatis 32-30.
Baca Juga: 828 Pelajar Anggpta PMR di Purworejo Bergerak untuk Kemanusiaan
Pemain bernomor punggung 22, Ataya Adinata Yudhistira, menjadi bintang lapangan bagi SMAN 8 Yogyakarta setelah mengemas 9 poin dan 2 rebound. Kontribusi penting juga datang dari Muhammad Ghozi Assakhavi yang menyumbangkan 7 poin, serta Arel Ratif Wijanarko yang menambahkan 6 poin. Kedalaman skuad SMAN 8 Yogyakarta menjadi kunci keberhasilan dengan menyumbang 15 poin dari pemain cadangan (bench points).
Di kubu MAN 1 Yogyakarta, penampilan gemilang ditunjukkan oleh Muhammad Kautsar Danar Assyathir (nomor punggung 28) yang mencatatkan double-double fantastis lewat raihan 17 poin dan 7 rebound. Reynanda Braja Haryadi juga tampil impresif dengan menyumbangkan 7 poin dan 4 rebound. Sayangnya, performa apik tersebut belum mampu menyelamatkan MAN 1 Yogyakarta dari kekalahan tipis di menit-menit akhir pertandingan.
Kunci Mental Kemenangan dan Target Ke Depan
Seusai laga, Kapten SMAN 8 Yogyakarta, Raditya Maheswara Malikindra (Rama), mengungkapkan kekatetan laga serta kunci keberhasilan timnya mampu keluar dari tekanan.
Tadi kami rasakan match yang sangat sengit di dalam. Tapi kami mengingat lagi, kami di sini untuk menang. Tujuan kami adalah menggigit duluan, bukan digigit. Pelatih kami selalu melatih kami untuk punya mental yang keras, bukan mental yang lemah," ujar Rama usai pertandingan.
Baca Juga: Bayi Usia Lima Hari Ditemukan di Kursi Depan Rumah Warga Kalasan
Menatap laga-laga selanjutnya di ajang Honda DBL Jogjakarta Series, Rama menegaskan komitmen timnya untuk terus memberikan performa maksimal demi membanggakan sekolah.
"Capaian ke depan, kita akan keluarkan semuanya secara maksimal. Pokoknya di DBL ini kita harus bisa berikan yang terbaik untuk sekolah kita, SMA 8," pungkasnya”.
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Radar Jogja