Angkat Keindahan Batik hingga Mendunia, Tim Dance MAN 1 Yogyakarta Pukau Penonton

Heildan Ahmad Nashi • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 21:52 WIB
Tim Dance Alnesa di AQUA DBL Dance 2026 D. I Yogyakarta. (Foto: Heildan)
Tim Dance Alnesa di AQUA DBL Dance 2026 D. I Yogyakarta. (Foto: Heildan)

SLEMAN — Tim dance dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Yogyakarta kembali menyedot perhatian publik dalam ajang kompetisi AQUA DBL Dance 2026 D. I Yogyakarta. Kali ini, mereka menyuguhkan karya koreografi memukau yang mengangkat kearifan lokal tentang perjalanan kain batik khas Indonesia hingga dikenal di kancah internasional.

Pertunjukan seni tari modern tersebut bukan sekadar hiburan visual, melainkan sebuah narasi budaya. Tarian ini menggambarkan proses panjang pembuatan batik, dimulai dari selembar kain putih polos hingga bertransformasi menjadi mahakarya batik indah yang diakui secara global.

Kapten Tim Dance MAN 1 Yogyakarta, menjelaskan bahwa tema ini dipilih untuk mengenalkan sekaligus mempromosikan warisan budaya Indonesia melalui media ekspresi anak muda.

"Tema dance kami tentang batik. Jadi, ceritanya berawal dari kain putih polos hingga menjadi batik yang mendunia dan terkenal sampai sekarang," ujar lita saat memberikan keterangan di AQUA DBL Dance 2026 D. I Yogyakar.

Baca Juga: Angkat Pesan Kebangkitan 'Garuda', Tim Dance SMAN 8 Yogyakarta Tampil Memukau di GOR UNY 

Persiapan Matang Sejak Bulan Juli

Untuk menyajikan penampilan yang padu dan penuh makna, tim dance MAN 1 Yogyakarta telah melakukan persiapan yang terbilang matang. Proses perancangan konsep hingga latihan rutin telah berlangsung sejak bulan Juli lalu di bawah bimbingan pelatih mereka.

Tak hanya fokus pada olah tubuh dan hafalan koreografi, tim ini juga menggarap perancangan kostum serta pembuatan properti pendukung secara mandiri sejak awal pembentukan tim.

"Untuk konsepnya, kami sudah mempersiapkannya sejak bulan Juli. Kami menyusun semua konsep dan rutin latihan bersama coach. Mengenai kostum dan properti, kami juga sudah mulai buat sendiri sejak awal masa latihan," tambah lita.

Dedikasi dan kreativitas yang ditunjukkan oleh para pelajar MAN 1 Yogyakarta ini membuktikan bahwa unsur budaya tradisional seperti batik dapat terus dilestarikan dan dikemas secara modern, relevan, serta menginspirasi generasi muda melalui seni pertunjukkan.

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Radar Jogja
Aqua Danone Dance MAN 1 Jogja Alnesa DBL Jogja