SLEMAN - SMAN 1 Kasihan Bantul (Tirtonirmolo) meraih kemenangan tipis atas SMA Negeri 11 Yogyakarta (Nespaloka) dengan skor 26-25 dalam lanjutan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta di GOR UNY, Minggu (27/9/2026).
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. SMA Negeri 11 Yogyakarta (Nespaloka) sempat menguasai jalannya laga dengan keunggulan 7-3 pada kuarter pertama. Pertahanan N11 membuat SMAN 1 Kasihan kesulitan (Tirtonirmolo) mencetak poin.
Memasuki kuarter kedua, persaingan tetap berjalan sengit. N11 mampu mempertahankan keunggulan hingga menutup babak pertama dengan skor 12-9.
SMAN 1 Kasihan (Tirtonirmolo) mulai menunjukkan perlawanan pada kuarter ketiga. S1K berhasil memangkas jarak dan hanya tertinggal satu poin, 17-18, menjelang kuarter terakhir.
Baca Juga: Tetap Membakar Semangat Meski Tumbang, Smuten Mania All-Out Kawal SMAN 10 Yogyakarta
Momentum kemenangan S1K terjadi pada kuarter keempat. Tim yang dilatih Rico Hendar Saputra Lubis dengan asisten Kristian Nemi tersebut mampu mencetak sembilan poin, sementara N11 hanya menambah tujuh poin.
Hasil tersebut membuat SMAN 1 Kasihan membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan dengan skor akhir 26-25.
Pasha Arjuna Ramadhan (#12) menjadi salah satu pemain penting bagi S1K dengan torehan 10 poin dan dua rebound. Arkan Nur Raditya (#11) turut menyumbangkan delapan poin dan lima rebound, sedangkan Erangga Revanza (#24) mencatatkan lima poin dan tujuh rebound.
Sementara itu, Adika Abimanyu Gistro (#1) menjadi top scorer SMA Negeri 11 Yogyakarta dengan 11(Nespaloka) poin dan lima rebound. Namun, kontribusinya belum mampu membawa N11 mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
Pertandingan yang dipimpin Crew Chief Ari Nugroho bersama Umpire Agung Harmoko dan Faried Annas Affandi tersebut juga mencatat enam kali pergantian keunggulan.
Baca Juga: Tundukkan SMA 10 Yogyakarta, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Tatap Laga Kontra Sewon
Dari statistik pertandingan, S1K unggul dalam points from turnovers dengan 13 poin berbanding 10 milik N11. S1K juga mencatat 20 points in the paint, sementara N11 mengoleksi 16 poin.
Untuk second chance points, N11 unggul 11-7, sedangkan kedua tim sama-sama menghasilkan empat poin dari fast break.
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Radar Jogja