SLEMAN — Atmosfer membara menyelimuti Gelanggang Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta (GOR UNY) pada Sabtu (26/9/2026) pagi. Sejak pukul 08.00 WIB, puluhan suporter setia DEPSA sudah memadati tribun penonton untuk memberikan dukungan penuh kepada tim kebanggaan mereka. Mengusung semangat pantang menyerah, barisan pendukung ini tak berhenti mengalirkan energi positif sepanjang laga demi menyuntikkan motivasi bagi para atlet yang tengah berjuang di lapangan.
Lautan suporter yang kompak mengenakan atribut berwarna gelap tampak memenuhi tiap sudut tribun. Suasana semakin meriah dengan dentuman alat musik yang ditabuh secara konsisten, mengiringi yel-yel dan nyanyian lantang yang dilantunkan bersama. Kepalan tangan yang diangkat tinggi ke udara menjadi simbol solidaritas dan kebanggaan yang mereka usung.
Baca Juga: Dominasi SMPN 1 Yogyakarta Tak Terbendung, Taklukkan SMPN 1 Depok dalam ajang Junior DBL 2026 Jogja
Dukungan luar biasa ini tak datang begitu saja. Para suporter bahkan rela bangun dan bersiap sejak pagi hari demi memadati arena lebih awal. Saat area tribun lain masih tampak lengang pada pukul 08.00 WIB, tribun DEPSA sudah bergemuruh dengan semangat penuh.
Salah satu daya tarik utama dalam aksi suporter kali ini adalah hadirnya beberapa pendukung yang tampil beda dengan kostum khusus di barisan paling depan. Bersama-sama, mereka membentangkan spanduk putih berukuran besar bertuliskan warna merah "AKUDEPSA!!!" yang menyedot perhatian seluruh isi arena GOR UNY. Spanduk tersebut menjadi pesan penegas bahwa seluruh pendukung berdiri kokoh di belakang tim, apa pun kondisi yang terjadi di lapangan.
Baca Juga: Reaksi Rio Ferdinand atas Kasus 115 Pelanggaran Manchester City: Satu Lagi Trofi Liga Inggris
Mewakili perasaan rekan-rekannya, Muhammad Rido Setiawan, salah satu suporter DEPSA, mengungkapkan rasa kekecewaannya namun tetap optimis
"Sangat kecewa ya, karena kita sudah yakin optimis menang dan hasilnya seperti ini yang dibantai jauh," ungkap Rido.
Meski begitu, Rido menegaskan bahwa hasil buruk tak akan menyurutkan langkah mereka untuk terus mengawal tim kebanggaan.
Baca Juga: Rodri Percaya Manchester City Tidak Bersalah atas 115 Tuduhan Pelanggaran
"Kita enggak kapok. Ya terus berlatih dan jangan cuma karena yang ini kalah terus jadi enggak pengen main lagi," tambahnya memberi semangat bagi para pemain di lapangan.supo
Loyalitas luar biasa yang ditunjukkan para suporter DEPSA membuktikan bahwa cinta terhadap tim kebanggaan tidak hanya diukur dari hasil akhir, melainkan dari besarnya energi, pengorbanan bangun pagi, dan kebersamaan yang terus mereka hadirkan dari bangku penonton.
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Radar Jogja