Bopkri Satu Gilas SMAN 11 Yogyakarta 98-6 di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta

Heildan Ahmad Nashi • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 05:08 WIB
Srikandi Bosa usai libas SMA Negri 11 Yogyakarta. (Foto: Heildan)
Srikandi Bosa usai libas SMAN 11 Yogyakarta. (Foto: Heildan)

 SLEMAN – Tim putri SMA Bopkri 1 Yogyakarta (Bosa) menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat kuat juara usai menggilas SMA Negeri 11 Yogyakarta (Eleven) dengan skor telak 98-6 pada laga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I. Yogyakarta Series. Bertanding di GOR UNY, Yogyakarta, Jumat (25/9/2026) malam, Bosa tampil dominan tanpa memberikan ruang sedikit pun bagi sang lawan untuk berkembang.

Sejak tip-off dibunyikan pada pukul 19.00 WIB, anak asuh pelatih Dewi Nur Setyaningsih langsung memperlihatkan intensitas permainan yang sangat tinggi. Mengandalkan skema pertahanan yang rapat serta transisi serangan yang cepat, Bosa bahkan menutup kuarter pertama tanpa kebobolan sama sekali dengan keunggulan 20-0. Dominasi tersebut terus berlanjut di kuarter kedua dan ketiga, di mana Bosa secara beruntun unggul 39-0 dan 69-0 sebelum Eleven akhirnya mencetak poin pertama mereka di kuarter pamungkas.

Kedalaman skuad Bosa menjadi kunci utama kehancuran pertahanan Eleven. Pemain bernomor punggung 7, Cavell Shakilla Br. Sianturi, tampil impresif dan menjadi pencetak poin terbanyak bagi Bosa dengan torehan 16 poin, disusul oleh Svenia Putri Kurniawan yang menyumbang 14 poin serta 7 rebound. Di sisi lain, Samantha Charista juga mencatatkan performa amat efisien usai mengemas 12 poin hanya dalam 21 menit bermain.

Baca Juga: Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta Dimulai, 45 Tim Basket Putra-Putri Siap Berlaga

Secara statistik, keunggulan Bosa terlihat sangat mencolok di seluruh lini. Bosa mencatatkan akurasi tembakan (field goals) sebesar 54,7% (47 dari 86 percobaan) serta mendominasi area dalam dengan mencetak 88 poin dari area paint (points in the paint). Tak hanya itu, pertahanan solid Bosa terbukti mematikan setelah memanfaatkan kesalahan lawan hingga mencetak 70 poin dari turnover, ditambah 65 poin yang lahir melalui situasi fast break.

Sebaliknya, SMA Negeri 11 Yogyakarta yang dilatih oleh Grendua Lasapa tampak sangat kesulitan menembus tembok kokoh pertahanan Bosa. Eleven hanya mampu mengonversi 3 tembakan masuk dari total 33 percobaan field goals (9,1%). Kendati kalah telak, kapten Eleven, Rifqa Rahmi Hanifa, terus berjuang sepanjang 37 menit di lapangan dan mencatatkan 10 rebound serta 2 poin untuk timnya.

Kemenangan impresif ini menegaskan status SMA Bopkri 1 Yogyakarta sebagai kekuatan menakutkan di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I. Yogyakarta. Hasil ini sekaligus menjadi sinyal bahaya bagi tim-tim lain yang bersaing di perebutan gelar juara musim ini.

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Radar Jogja
Bopkri Satu BOSA SMAN 11 Jogja eleven