SLEMAN - Tim basket SMA Negeri 9 Yogyakarta (Trappsila) harus mengakui keunggulan SMA Negeri 5 Yogyakarta (Puspanegara) dalam lanjutan kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta yang digelar di GOR UNY, Jumat (25/9/2026).
Meski laga berakhir dengan kekalahan bagi Trappsila, sorak-sorai dan semangat pantang menyerah tetap membahana dari barisan suporter setia mereka, Nine Senior.
Dukungan tanpa henti tersebut dilengkapi dengan penampilan koreografi visual memukau bertema Halloween yang dibentangkan di tribun suporter.
Aksi kreatif ini merupakan hasil persiapan intensif selama kurang lebih tiga pekan menjelang laga.
Baca Juga: Mau Nonton DBL Jogja 2026? Begini Cara Beli Tiketnya
Koordinator Ticketing Nine Senior, Rahadian, menceritakan bahwa pengerjaan koreo berskala besar tersebut digarap di luar lingkungan sekolah guna memaksimalkan hasil.
"Persiapannya sekitar tiga mingguan. Tempat pembuatannya di daerah Lempuyangan, kami pinjam balai warga di sana," ujar Rahadian saat ditemui usai pertandingan di GOR UNY.
Siswa dari angkatan 27 ini menambahkan bahwa kekompakan lintas generasi menjadi kunci utama di balik kesuksesan aksi tribun Nine Senior.
Seluruh elemen siswa, mulai dari adik kelas angkatan 28 hingga 29, turut andil bergotong royong menyukseskan karya tersebut.
Baca Juga: 5.567 Orang Jadi Korban Dugaan Keracunan MBG, Dinkes Catat 47 Kasus di DIY Mayoritas Alami Diare
"Kuncinya merangkul adik-adik kelas, baik angkatan 28 maupun 29. Dari masing-masing kelas kita ajak bikin koreo bareng-bareng dan senang bareng-bareng. Tiga angkatan semuanya ikut bantu," tuturnya.
Meski hasil di lapangan belum memihak kepada tim basket Trappsila, kebanggaan dan totalitas suporter Nine Senior tetap menyala.
Lelah yang dirasakan selama berminggu-minggu terbayar tuntas lewat loyalitas tanpa batas di tribun GOR UNY.
"Capek sih capek, tapi kalau dijalani dengan senang, ya tetap senang rasanya," tutup Rahadian.
Editor : Meitika Candra Lantiva