SLEMAN - SMAN 5 Yogyakarta mencatat kemenangan dramatis atas SMAN 9 Yogyakarta dalam lanjutan Honda with Kopi Good Day Developmental Basketball League (DBL) DI Yogyakarta Series.
Sempat tertinggal sepanjang pertandingan, SMAN 5 Yogyakarta berhasil melakukan comeback pada kuarter keempat dan menutup laga dengan kemenangan tipis 17-16 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (25/2/2026).
Dari pantauan Radar Jogja, pertandingan berlangsung ketat sejak awal.
SMAN 9 Yogyakarta langsung mengambil kendali permainan pada kuarter pertama dengan keunggulan 5-0.
SMAN 5 Yogyakarta baru mampu memperkecil jarak menjadi 5-1 hingga penghujung kuarter tersebut.
Baca Juga: Krisis Air Bersih, Polres Kulon Progo Terjunkan Kendaraan Water Treatment Olah Air Kotor Jadi Bersih
Memasuki kuarter kedua, SMAN 9 Yogyakarta masih mampu mempertahankan keunggulannya.
Mereka menambah tiga poin sehingga skor berubah menjadi 8-5.
Sementara itu, SMAN 5 Yogyakarta terus berupaya mengejar melalui sejumlah serangan untuk menjaga peluang membalikkan keadaan.
Persaingan semakin sengit pada kuarter ketiga.
SMAN 9 kembali memperlebar keunggulan hingga 11-8.
Situasi tersebut membuat SMAN 5 harus bekerja lebih keras pada kuarter terakhir untuk mengejar ketertinggalan.
Baca Juga: Selisih Rp120 Ribu, Harga Tiket Jakarta-Jogja dan Jakarta-Klaten Jadi Sorotan
Drama pertandingan kemudian terjadi pada kuarter keempat.
SMAN 9 sempat berada dalam posisi menguntungkan setelah memperbesar keunggulan menjadi 16-10.
Enam poin menjadi jarak yang harus dikejar SMAN 5 dalam waktu tersisa.
Namun, SMAN 5 tidak menyerah.
Tekanan terus diberikan melalui serangkaian serangan hingga mampu memangkas jarak.
Momentum tersebut berlanjut hingga akhirnya SMAN 5 mencetak tujuh poin tanpa balasan dan mengubah kedudukan menjadi 17-16.
Keunggulan tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.
Baca Juga: Heboh! Cacing Merayap di Menu MBG Siswa MAN 1 Pati, Standar Kebersihan dan Keamanan Pangan Disoalkan
SMAN 5 pun keluar sebagai pemenang setelah melakukan comeback pada menit-menit akhir pertandingan.
Berdasarkan catatan FIBA Box Score, SMAN 5 mencatat 7 tembakan lapangan berhasil dari 36 percobaan atau 19,4 persen, sedangkan SMAN 9 memasukkan 6 dari 31 percobaan atau 19,4 persen.
SMAN 5 juga unggul dalam perolehan poin dari turnover, yakni 12 poin berbanding 3 poin milik SMAN 9.
Kemenangan ini menjadi gambaran bagaimana pertandingan bola basket dapat berubah dalam hitungan menit.
SMAN 9 Yogyakarta yang sempat memimpin 16-10 harus menerima kekalahan setelah SMAN 5 Yogyakarta mampu memanfaatkan momentum pada penghujung laga.
Editor : Meitika Candra Lantiva