SLEMAN - PSS Sleman tengah bersiap menghadapi laga kandang perdana di kompetisi Super League musim 2026/2027 ini. Skuad tim berjuluk Laskar Sembada ini dijadwalkan menjamu Madura United di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sabtu (12/9) sore.
Dalam laga kandang perdana itu, Super Elja telah mendapatkan alokasi kuota 14.000 tiket. Executive Representative PSS Vita Subiyakti mengatakan, jumlah kuota yang diberikan untuk pertandingan home match pertama ini terbilang lumayan banyak.
Oleh karena itu pihak manajemen pun berharap, baik Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS) bisa memaksimalkan alokasi tersebut untuk memberikan dukungan langsung dari tribun.
Baca Juga: Cleberson Optimistis PSS Sleman Bisa Finish di Papan Atas
"Harapannya dari manajemen itu teman-teman suporter bisa memanfaatkan, karena ini laga pertama untuk mendukung tim," katanya, Selasa (8/9).
Jika dibandingkan pada musim lalu, kuota penonton kali ini mengalami kenaikan. Hal itu tak lepas dari peningkatan nilai hasil asesmen MagIS yang kini mencapai angka 80,23 persen.
Sehingga dalam laga kandang perdana nanti, lanjut Vita, selain pendukung tuan rumah, laga ini dipastikan dihadiri pendukung tim tamu. Sekitar 200 suporter Madura United diperkirakan bakal hadir dan ditempatkan di area tribun timur sisi utara.
Baca Juga: Klasemen Super League 2026/2027 Pekan Pertama: Arema di Puncak, PSIM dan PSS Berbeda Nasib
"Jadi naik tidak seberapa tapi cukup oke. Asesmen sudah keluar, rekomendasi untuk besok kami tinggal menunggu rakor saja," lontarnya.
Untuk penjualan tiket laga kandang perdana itu, manajemen secara resmi akan membuka pada hari Rabu (9/9) malam. Selain variasi kategori tribun reguler, manajemen PSS kembali menghadirkan ketersediaan untuk tribun anak serta fasilitas khusus bagi kawan-kawan disabilitas.
"Tiket penjualan besok malam. Tribun anak kami buka kembali karena kemarin waktu launching kapasitasnya sedikit. Untuk tribun disabilitas juga tetap kita fasilitasi," tandasnya. (ayu/laz)
Sumber : Radar Jogja