JOGJA - Antusiasme suporter menyambut jersey baru PSIM Jogja musim kompetisi 2026/2027 cukup tinggi. Kurang dari satu hari pre-order (PO), pesanan yang masuk ke PSIM Store sudah berada di kisaran 100-an pcs Jersey.
Jersey anyar PSIM itu sebelumnya resmi diperkenalkan dalam agenda launching tim dan jersey di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Sabtu (29/8) lalu. Jersey musim ini menjadi perhatian karena PSIM menggandeng apparel olahraga global Adidas.
PSIM Store kemudian resmi membuka PO mulai Senin (31/8) sekitar pukul 16.00. Sistem tersebut diterapkan karena stok produk dari Adidas belum tersedia dalam jumlah besar untuk langsung dipasarkan secara masif.
Baca Juga: Manajer Tim PSIM Jogja Iksan Mahar Ungkap Sisi Lain Van Gastel; Tak Sekaku yang Dipersepsikan Publik
Business Development PSIM Store Rachmat Wira Yudha mengatakan, tingginya antusiasme suporter menjadi salah satu pertimbangan pihaknya segera membuka PO meski stok jersey dari Adidas masih terbatas.
"Antusiasmenya sudah tinggi. Kami sudah melihat dari medsos seperti Instagram, X, dan banyak yang menghubungi kami juga. Daripada terlalu lama menahan, kami ingin tetap mendapat hype-nya di awal musim," kata Wira saat ditemui di PSIM store, Selasa (1/9).
Untuk tahap awal, PO dibuka selama September dengan kuota 100 pcs untuk masing-masing varian. Terdapat tiga varian jersey yang ditawarkan, yakni home, away, dan third. Sehingga total kuota pada batch pertama secara keseluruhan mencapai 300 jersey.
Baca Juga: Penyerang PSIM Adrian Dalmau Ungkap Karakternya; Tajam di Kotak Penalti, Andalkan Sentuhan Pertama
"Untuk sekarang kami buka PO satu bulan. Kuotanya 100 per varian, jadi total 300 untuk PO nya ini," jelas Wira.
Tingginya antusiasme itu bahkan membuat tim PSIM Store harus bekerja ekstra untuk melayani calon pembeli. Selain pembelian langsung di store, pemesanan juga dibuka secara online melalui, salah satu melalui kanal WhatsApp PSIM store.
Wira mengatakan, pada hari pertama, layanan online dan offline sempat harus ditangani secara bergantian. Namun, mulai hari kedua pihaknya telah menyiapkan tim khusus sehingga pelayanan online dan offline dapat berjalan bersamaan.
"Sejak kemarin tim saya sampai sekitar pukul 05.30 pagi masih membalas chat. Sementara store tutup pukul 19.00, tapi setelah itu masih banyak yang datang. Antusiasme offline juga tinggi banget," ungkapnya.
Hingga Selasa (1/9), Wira memperkirakan jumlah pesanan sudah berada di kisaran 100-an dari total 300 kuota PO perdana. Angka tersebut masih terus bergerak karena periode pemesanan juga masih berlangsung.
Baca Juga: Laga Perdana BRI Super League Kurang dari Sepekan, PSIM Bidik Start Positif saat Hadapi Persita
Untuk mekanisme pembayaran, PSIM Store menerapkan uang muka atau DP sebesar 50 persen. Sementara pelunasan dilakukan ketika jersey sudah tersedia dan siap diambil oleh pembeli.
Adapun harga jersey baru PSIM Jogja sudah ditetapkan sebesar Rp 700 ribu. Harga tersebut berlaku untuk ketiga varian. "Untuk harganya ini Rp 700 ribu. Itu juga sudah termasuk pajak," tegas Wira.
Terkait ketersediaan stok, Wira mengatakan PSIM Store masih berupaya agar jersey dapat tersedia untuk penjualan secara lebih luas dalam waktu dekat. Namun, penjualan secara masif tetap menyesuaikan ketersediaan produk dari Adidas.
Baca Juga: Inovasi PSIM Buka Tiket Terusan Satu Musim, Harga Mulai Rp 925 Ribu untuk 17 Laga Kandang
"Untuk yang non-PO, kami usahakan secepatnya. Bulan ini kami usahakan, tetapi tidak menutup kemungkinan penjualan secara masif baru dilakukan bulan depan," ujarnya.
Wira juga menyampaikan, PSIM Store tengah mengupayakan opsi penjualan name set pemain secara terpisah. Namun, mekanisme tersebut masih dalam tahap pembahasan.
Di tengah tingginya antusiasme, Wira meminta suporter tidak terburu-buru khawatir kehabisan jersey. Sebab, stok produk masih akan tersedia dan informasi lanjutan mengenai penjualan bakal disampaikan melalui kanal resmi PSIM Store.
Baca Juga: Launching Jersey Baru, PSIM Tonjolkan Identitas Jogja lewat Motif Batik Parang
"Untuk teman-teman suporter PSIM, jangan panik dulu. Barangnya masih ada. Tetap pantengin Instagram atau media kami karena beberapa detail akan kami sampaikan setelah ini," pungkas Wira.
Salah satu suporter yang langsung memanfaatkan kesempatan tersebut adalah Irfan Yusuf. Ia telah melakukan PO jersey baru PSIM pada hari kedua penjualan.
Secara pribadi, Irfan memilih PO untuk varian home. Menariknya, keputusan membeli jersey tersebut bukan semata-mata karena PSIM kini menggandeng Adidas. Ia justru tertarik dengan warna biru yang digunakan pada jersey home musim ini.
"Aku sudah PO juga. Karena aku cah lawas, jadi pakainya yang home. Aku lihat birunya bagus, birunya warna PSIM banget," ujar Irfan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Launching, PSIM Jogja Hadirkan Mini Museum Jersey Lawas hingga Bahas Kultur Suporter
Irfan mengaku sudah cukup lama tidak membeli jersey PSIM. Jersey terakhir yang dimilikinya merupakan keluaran sekitar 2005–2006. Karena itu, kemunculan jersey baru dengan warna yang menurutnya merepresentasikan identitas PSIM menjadi alasan utama untuk kembali membeli.
"Terus terang sudah lama enggak punya jersey PSIM. Untuk yang ini jujur aku suka karena warna birunya, bukan karena Adidas-nya," tegasnya. (iza/laz)
Sumber : Radar Jogja