5.000 Karateka dari Berbagai Negara Siap Tampil di Ajang YOT VI 2026

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:43 WIB
Para peserta YOT V 2025 saat bertanding. (Istimewa)
Para peserta YOT V 2025 saat bertanding. (Istimewa)

 

JOGJA - Sebanyak 5.000 karateka dari dalam maupun luar negri bakal ikut ambil bagian dalam ajang Yogyakarta Open Tournament (YOT) VI 2026 Piala Kemenpora. Kejuaraan karate itu akan berlangsung di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), 28 hingga 30 Agustus 2026.

Bidang Organisasi Pengprov Inkado DIJ Hanung Prajarta mengungkapkan, setidaknya hingga kini ada 4.000 atlet yang telah mendaftar di ajang YOT VI 2026. Mereka tergabung dalam 200 kontingen dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara.  "Tahun ini kami targetkan 5.000 peserta," jelasnya, Selasa (25/8).

Baca Juga: Usung Sleman Style, Pieter Huistra Ingin Lawan Beradaptasi dengan Gaya Bermain PSS Sleman

Ketua Panitia YOT VI 2026 Suparmadi mengatakan, antusiasme peserta terhadap kejuaraan tahunan ini memang cukup tinggi. Mengingat di tahun ini ada kontingen dari India, Filipina, dan Malaysia dipastikan akan mengirimkan atlet dalam ajang itu. "Beberapa negara yang sudah konfirmasi akan mengirimkan atletnya yaitu kontingen India, Filipina dan Malaysia," jelasnya.

Suparmadi menjelaskan jika YOT VI 2026 digelar sebagai bagian dari kegiatan mengisi kemerdekaan untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Ajang ini sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda, khususnya melalui olahraga karate.

Pertandingan akan memperlombakan nomor kata dan kumite dengan kategori mulai prausia dini hingga senior. Selain mengejar prestasi, para peserta mendapatkan kesempatan memperkaya pengalaman bertanding dalam kompetisi yang diikuti karateka dari sejumlah negara.

Menurut Suparmadi, penyelenggaraan YOT VI 2026 juga ditujukan untuk memotivasi atlet serta melihat perkembangan karateka di tingkat nasional dan internasional. Kompetisi ini diharapkan dapat mendorong pola pembinaan yang terintegrasi demi kemajuan olahraga karate.

"Harapannya seluruh atlet bisa meningkatkan potensi sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding di tingkat internasional," tegasnya.

Baca Juga: Tiga Pekan di Indonesia, Pemain PSIM Marvin Loria Suka Kuliner Lokal tapi Kaget dengan Lalin Jogja

Suparmadi juga berharap dengan kehadiran karateka dari berbagai daerah dan negara di ajang itu dapat memperkuat sportivitas serta persahabatan. Menurutnya, bagi atlet lokal kehadiran kontingen asing menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan menghadapi karateka dari negara lain.

"Untuk menambah motivasi peserta, panitia menyiapkan uang pembinaan bagi juara umum I, II dan III. Penghargaan itu diharapkan mendorong setiap kontingen tampil maksimal selama kejuaraan," tuturnya. (ayu/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Yogyakarta open Tournament karate Yogyakarta