Tiga Pekan di Indonesia, Pemain PSIM Marvin Loria Suka Kuliner Lokal tapi Kaget dengan Lalin Jogja

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:02 WIB
Pemain PSIM Jogja asal Costa Rika Marvin Loria. (Dok. PSIM Jogja)
Pemain PSIM Jogja asal Costa Rika Marvin Loria. (Dok. PSIM Jogja)

 

JOGJA - Hampir tiga pekan berada di Indonesia, pemain anyar PSIM Marvin Loria mulai menemukan sejumlah hal yang membuatnya nyaman selama tinggal di Jogja. Salah satunya soal kuliner Indonesia yang langsung mendapat respons positif dari winger asal Costa Rica itu.

Marvin menjadi salah satu pemain asing baru PSIM untuk menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027. Setelah resmi bergabung pada awal Agustus, dia kini mulai menjalani kehidupan sehari-hari di Jogja sekaligus beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Dalam proses ini, makanan menjadi salah satu hal yang cukup mudah diterima Marvin. Dia mengaku sudah mencoba sejumlah makanan Indonesia dan menyukai rasanya. "Ya, makanan di sini sangat enak. Tentu saja saya menyukainya," ujar Marvin, Selasa (25/8).

Baca Juga: Komitmen PSIM Jogja Evaluasi Akses Tiket, Berharap Lebih Mudah dan Aksesibel untuk Penonton

Meski demikian, Marvin mengaku belum terlalu hafal nama-nama makanan yang dicobanya. Dia lebih sering memilih makanan berdasarkan menu yang tersedia.

"Saya biasanya hanya tahu namanya ketika melihat menu. Saya tinggal bilang mau yang ini atau yang itu. Tapi makanan di sini sangat enak,"  katanya.

Di sisi lain, satu hal yang menjadi catatan Marvin adalah cita rasa pedas yang menurutnya cukup terasa. Namun, hal itu tidak membuatnya kapok mencicipi kuliner Indonesia. "Rasanya luar biasa. Sedikit pedas, tetapi benar-benar makanan yang enak," tutur pemain berusia 29 tahun tersebut.

Dalam konteks lain, Marvin menemukan satu hal yang sedikit lebih menantang dibandingkan kehidupan di negara asalnya, yakni kondisi lalu lintas. Menurutnya, lalu lintas di Jogja terasa lebih padat dibandingkan Costa Rica. "Semua nyaman, hanya sedikit soal lalu lintas. Lalu lintas di sini sedikit lebih sulit dibandingkan negara saya," ungkapnya.

Baca Juga: SSA Kategori Baik saat Re-Risk Assessment, PSIM Jogja Tetap Perlu Benahi Sejumlah Fasilitas

Meski begitu, persoalan tersebut tidak sampai mengganggu proses adaptasinya. Secara keseluruhan, Marvin tetap mengaku menikmati pengalaman pertamanya menjalani kehidupan sekaligus berkarier di Asia.

Baginya, keberadaan di Jogja bukan hanya soal menjalani persiapan bersama PSIM, tetapi juga pengalaman mengenal lingkungan dan budaya baru di luar Costa Rica. "Bagi saya tidak ada kendala, ini bagian dari adaptasi yang harus saya lakukan. Dan ini hal yang normal," tambahnya. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Marvin Loría Costa Rica kuliner indonesia Lalu Lintas PSIM Jogja