RADAR JOGJA - Terwujudnya fasilitas training ground mandiri hingga kini masih menjadi salah satu impian besar bagi PSS Sleman. Manajemen tim Super Elang Jawa itu sangat berharap pusat latihan milik sendiri itu bisa segera terealisasi demi melesatkan prestasi dan kualitas tim di kancah sepak bola nasional.
Manajer PSS Agus Purwoko mengatakan keberadaan training ground yang representatif sudah menjadi kebutuhan krusial bagi sebuah klub profesional. Sebab, fasilitas modern itu diyakini bakal menjadi pondasi utama dalam menunjang program latihan sekaligus mendongkrak performa para penggawa Laskar Sembada.
Baca Juga: Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra Belum Punya Gambaran Strarting Eleven, Pemain Berkualitas Melimpah
Saat disinggung mengenai bocoran terkait perkembangan proyek fasilitas latihan itu, pria yang akrab disapa Grandong ini masih enggan berbicara. Meski belum membeberkan secara rinci mengenai lokasi maupun lini masa pembangunannya, ia menegaskan komitmen manajemen untuk terus mengupayakan. "Semoga segera terealisasi," tuturnya, Selasa (18/8).
Bukan tanpa alasan Grandong mengatakan hal itu. Sebab, menurutnya, kehadiran training ground tidak hanya sekadar melengkapi sarana dan prasarana klub, melainkan memiliki dampak langsung terhadap perkembangan teknis para pemain di lapangan.
Baca Juga: Pieter Huistra Optimistis PSS Sleman Tatap Kompetisi Musim 2026/2027
Tak hanya itu, bagi Grandong jika PSS punya tempat latihan terpadu, pasti akan membuat persiapan tim menjadi jauh lebih fokus dan maksimal. "Harapan kami kalau training ground bisa jadi, bisa untuk membantu dan pastinya meningkatkan kualitas PSS ya," tegasnya.
Ia juga menegaskan fasilitas latihan yang memadai merupakan elemen vital yang tak bisa ditawar lagi jika ingin membawa PSS bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia. "Karena training ground sangat dibutuhkan sekali untuk menunjang dan meningkatkan kualitas serta prestasi kami tentunya," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita
Sumber : Radar Jogja