Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra Belum Punya Gambaran Strarting Eleven, Pemain Berkualitas Melimpah

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. Dokumentasi PSS Sleman
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. Dokumentasi PSS Sleman

 

RADAR JOGJA - Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mengaku masih dibuat bingung oleh persaingan ketat di internal skuadnya jelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Meski Laskar Sembada sudah melakoni dua kali laga uji coba dalam masa persiapan, pelatih asal Belanda ini belum menentukan gambaran pasti terkait komposisi starting eleven utama untuk timnya.


Bukan tanpa alasan Huistra masih dibingungkan terkait gambaran skuad intinya. Baginya, melimpahnya opsi pemain berkualitas di setiap lini menjadi alasan utama mengapa racikan 11 pemain pertama belum bisa dipastikan. 

Baca Juga: PSS Sleman Terus Tingkatkan Fisik dan Taktikal agar Kebugaran Pemain dan Pemahaman Terasah Seimbang


Kedalaman skuad yang merata membuat persaingan memperebutkan posisi utama di tubuh tim Super Elang Jawa berjalan sangat kompetitif di masa pramusim kali ini. "Kami selalu memikirkannya (soal starting eleven). Tetapi yang bisa Anda lihat dari tim kami sekarang adalah kami punya banyak pilihan," ungkapnya, Selasa (18/8). 


Oleh karena itu, saat ini Huistra mengaku harus memutar otak lebih keras untuk mendapatkan skuad utamanya. Mengingat, persaingan sengit di dalam tim secara otomatis bakal memaksa sejumlah pemain berlabel bintang atau pemain yang tampil mengesankan selama pramusim tak menutup kemungkinan bakal mengawali laga dari bangku cadangan.

Baca Juga: PSS Sleman Telah Menemukan Filosofi Permainannya


"Jadi, kami harus membuat pilihan. Pemain-pemain bagus harus memulai pertandingan dari bangku cadangan. Itu sudah pasti," bebernya. 


​Meski demikian, Huistra menilai situasi ini sebagai sinyal positif bagi perjalanan PSS di musim 2026/2027 nanti. Mengarungi kompetisi panjang yang melelahkan dengan total 34 pertandingan di liga, ditambah gelaran League Cup konsistensi dan kedalaman skuad dianggap sebagai kunci utama untuk meraih hasil maksimal.


"Tetapi jika ingin stabil dan konsisten di sebuah liga, dengan 34 pertandingan ditambah League Cup, kami harus konsisten. Karena itu, Anda membutuhkan 20 sampai 24 pemain bagus,"  tandasnya. (ayu/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Sumber : Radar Jogja
Super Elang Jawa laskar sembada PSS Sleman starting eleven pelatih