SLEMAN - PSS Sleman terus menggenjot persiapan menyongsong kompetisi Super League musim 2026/2027. Para pemain dari skuad Laskar Sembada diberikan porsi latihan berat yang menggabungkan peningkatan kondisi fisik dan pematangan taktik di lapangan.
Pelatih Kepala PSS Sleman Pieter Huistra mengatakan, intensitas latihan anak asuhnya memang sedang ditingkatkan, terutama pada masa pramusim saat ini. Tim pelatih menerapkan kombinasi metode latihan agar kondisi kebugaran dan pemahaman taktik pemain bisa terasah secara seimbang.
Baca Juga: Pieter Huistra Optimistis PSS Sleman Tatap Kompetisi Musim 2026/2027
"Ya, dalam masa pramusim kami memang melakukan banyak latihan fisik. Pagi tadi kami berada di gym, jadi mereka berlatih keras pada pagi hari," ujarnya, Selasa (18/8).
Tak berhenti di kebugaran fisik, juru taktik PSS itu juga langsung mengalihkan fokus para penggawa Super Elja ke pematangan strategi di sore harinya. Menurutnya, masa pramusim menjadi momentum krusial untuk mengombinasikan pelbagai program latihan agar performa tim capai titik maksimal.
"Kemudian pada sore hari, kami harus melakukan transisi ke lapangan dan memasukkan beberapa latihan taktik. Jadi, itu yang kami lakukan hari ini. Kami mencampurkan berbagai metode," tutur Huistra.
Baca Juga: Gelandang Anyar PSS Sleman Melvyn Lorenzen Belum Bisa Patok Target Super League 2026/2027
Selama sesi latihan di lapangan, lanjut Huistra, materi yang diberikan cukup bervariasi. Mulai dari menu lari untuk menjaga ketahanan fisik, peningkatan teknik individu, hingga simulasi pertandingan melalui small-sided games.
"Mereka lari, latihan teknis, dan permainan kecil. Saya pikir hari ini merupakan kombinasi latihan yang bagus," jelas pelatih berusia 59 tahun itu. (ayu/laz)
Sumber : Radar Jogja