Pemain Lokal PSIM Bakal Dapat Peran Besar Musim Ini, Van Gastel: Saya Puas dengan Kualitas Mereka

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel

 

JOGJA - Pelatih PSIM Jogja Jean Paul Van Gastel tidak memandang regulasi pembatasan pemain asing di League Cup atau Piala Indonesia yang akan berlangsung November mendatang sebagai persoalan bagi timnya.

Menurutnya, PSIM memiliki pemain lokal dengan kualitas yang cukup untuk mendapatkan kepercayaan bermain di League Cup.

Dalam regulasi League Cup, setiap tim nantinya hanya diperbolehkan memainkan maksimal tiga pemain asing. Artinya, klub-klub peserta akan lebih banyak mengandalkan pemain lokal dalam turnamen tersebut.

Baca Juga: Ekonomi Digital di DIY Kian Tumbuh, Pustral UGM Soroti Masa Depan Regulasi Bagi Kurir Online

Van Gastel menilai kondisi itu merupakan konsekuensi dari regulasi yang telah ditetapkan. Ia pun tidak mempermasalahkan apabila PSIM nantinya lebih banyak menurunkan pemain lokal.

"Ya, itu konsekuensinya. Bagi saya tidak masalah, karena saya pikir pemain lokal kami juga bagus,"  kata Van Gastel, Selasa (18/8).

Keyakinan itu muncul karena Van Gastel mengaku memiliki penilaian positif terhadap pemain lokal PSIM sejak musim lalu. Ia menilai kualitas pemain lokal yang dimiliki timnya cukup baik untuk bersaing di dalam skuad.

"Secara keseluruhan, saya puas dengan pemain lokal saya. Musim lalu juga sama. Saya pikir kami memiliki pemain lokal yang bagus dan siap bersaing," ujarnya.

Baca Juga: Persiapan Pembangunan Struktur Tol Jogja-Solo, Separator di Ring Road Utara Dibongkar

Ketika ditanya apakah terdapat kesenjangan kualitas antara pemain lokal dan pemain asing di dalam skuad PSIM, Van Gastel memilih tidak membuat perbandingan secara langsung. "Situasi dan konteksnya berbeda. Jadi sulit untuk dibandingkan," ucap pelatih asal Belanda ini.

Menurut Van Gastel, pemain lokal dan pemain asing memiliki karakteristik masing-masing. Karena itu, ia lebih memilih menilai kontribusi setiap pemain berdasarkan kebutuhan permainan tim ketimbang membandingkan asal mereka.

Baca Juga: Tidak Hanya Perempuan, Mulai Agustus 2026 Siswa Laki-laki di Sleman Juga Jadi Sasaran Vaksin HPV

Pernyataan Van Gastel sekaligus menunjukkan regulasi League Cup tidak otomatis membuat PSIM harus mencari solusi khusus untuk mengisi komposisi pemain. Ia percaya pemain lokal yang ada dapat menjalankan peran ketika kesempatan bermain lebih besar terbuka.

Di sisi lain, Van Gastel tetap mengingatkan adanya persoalan yang menurutnya lebih serius dalam penyelenggaraan League Cup, yakni padatnya jadwal pertandingan, termasuk pada November dan Desember mendatang.

"Periode itu jadi tantangan besar bagi seluruh klub karena harus menjalani banyak pertandingan dalam waktu yang singkat," tambahnya. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
League Cup Jean Paul van Gastel PSIM Jogja Piala Indonesia