SLEMAN - Euforia keberhasilan kembali PSS Sleman menembus kasta tertinggi kompetisi sepak bola tanah air, langsung diikuti target tinggi.
Tak sekadar numpang lewat, Super Elang Jawa mematok target ambisius untuk menembus posisi enam besar di kompetisi Super League musim 2026/2027.
Pelatih PSS Pieter Huistra mengungkapkan, manajemen dan jajaran kepelatihan telah menjalin komunikasi intensif untuk merumuskan arah dan target tim di musim depan.
Baca Juga: Cari Jam Terbang, Dede Sapari Dipinjamkan PSIM Jogja ke Madura United selama Satu Musim
Menurutnya, prioritas utama yang ingin dibangun pada skuad Laskar Sembada adalah karakter permainan yang atraktif.
Pelatih asal Belanda ini ingin PSS tidak hanya menang, tetapi juga memperagakan permainan yang menghibur bagi publik Sleman.
Baca Juga: Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra Masih Ingin Striker dan Gelandang Bertahan
"Kami sudah berbicara dengan manajemen dan prioritas nomor satu adalah kami harus bermain sepak bola dengan baik. Kami ingin memainkan sepak bola teknis yang bagus," katanya, Kamis (16/7).
Ketika disinggung mengenai target spesifik di tabel klasemen, mantan pelatih Borneo FC ini tanpa ragu menyebut angka yang cukup berani untuk tim promosi.
Sempat melontarkan target delapan besar, Huistra dengan penuh keyakinan langsung menaikkan standar targetnya ke posisi enam besar di akhir musim.
"Enam besar, saya rasa saya selalu percaya bahwa kami harus memasang target yang tinggi," tegasnya.
Optimisme Huistra bukan tanpa alasan. Sebab ia meyakini, dengan dukungan penuh dari manajemen dalam bursa transfer kali ini, skuad PSS akan menjelma menjadi kekuatan baru yang menakutkan di Super League musim 2026/2027 nanti.
"Jika kami bisa mendapatkan semua pemain yang kami inginkan, kami akan memiliki tim yang hebat. Targetnya enam besar," bebernya.
Terlebih, target tinggi yang diusung Huistra juga tidak lepas dari bumbu rivalitas lokal di DIJ. Saat ditanya apakah manajemen memberikan target khusus untuk finis di atas PSIM Jogja, Huistra menjawabnya dengan rasa percaya diri.
"Nah, itu sudah pasti. Pasti, pasti. Di atas PSIM," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri KartunSumber : Radar Jogja