JOGJA - Winger PSIM Jogja Andy Irfan menatap kompetisi BRI Super League 2026/2027 dengan optimisme tinggi. Memasuki masa transisi, kompetisi sebelum liga bergulir pada September mendatang, pemain asal Makassar itu memasang target pribadi untuk memperoleh kesempatan bermain yang lebih banyak dan meningkatkan kontribusinya bagi Laskar Mataram.
Pada musim BRI Super League 2025/2026 lalu, Andy tampil dalam 14 pertandingan dari total 34 laga yang dijalani PSIM, dengan torehan 1 gol dan 1 assist. Musim lalu seluruh penampilannya datang sebagai pemain pengganti.
Baca Juga: Fokus Jaga Kondisi, Yusaku Yamadera Siap Kembali ke Indonesia Perkuat PSIM Jogja Pertengahan Juli
Meski demikian, ia tetap mampu memberikan energi tambahan bagi tim setiap kali dipercaya turun ke lapangan. Menghadapi musim baru, pemain kelahiran 25 Mei 2001 itu berharap bisa memperoleh kepercayaan lebih besar dari tim pelatih.
Selain menambah menit bermain, ia juga membidik catatan produktivitas yang lebih baik dibanding musim sebelumnya. "Targetnya bisa lebih banyak mendapat menit bermain. Kalau gol, tidak spesifik, tapi mungkin minimal 5 gol," katanya, Senin (6/7).
Irfan memahami target itu tidak akan mudah diwujudkan. Persaingan di sektor sayap PSIM diperkirakan kembali berlangsung ketat dengan kualitas pemain yang dimiliki skuad Laskar Mataram.
Baca Juga: Dirut PSIM Jogja Yuliana Tasno Keluhkan Pendapatan Tiket Musim Lalu yang Jauh dari Kata Ideal
Namun, kondisi itu justru menjadi motivasi baginya untuk terus meningkatkan kemampuan dan membuktikan kualitas di setiap sesi latihan maupun pertandingan.
Meski sepanjang musim lalu lebih banyak mengawali laga dari bangku cadangan, ia mengaku tidak mempermasalahkan perannya. Baginya, yang terpenting adalah mampu memberikan kontribusi maksimal saat dipercaya tampil, terlepas dimainkan sebagai starter maupun pemain pengganti.
Baca Juga: Riyatno Abiyoso Tak Ingin Berpuas Diri, Siap Maksimalkan Peluang Bersama PSIM Jogja di Musim Depan
"Tidak masalah, main dari awal atau pengganti. Main pengganti juga ada positifnya, masih segar saat lawan sudah lelah," ujarnya.
Pemain yang masih memiliki kontrak satu musim lagi bersama PSIM untuk musim 2026/2027 itu menegaskan, setiap pemain harus selalu siap ketika dibutuhkan pelatih. Karena itu, ia memilih fokus mempersiapkan diri sebaik mungkin agar dapat memanfaatkan setiap peluang yang diberikan.
"Sebagai pemain harus siap kapan saja. Fokus saya memaksimalkan semua kesempatan dari pelatih," bebernya. (iza/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita