JOGJA - Persaingan memperebutkan tempat di tim utama PSIM Jogja mulai menghangat menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Pelatih Jean Paul van Gastel memastikan tidak ada pemain yang mendapat jaminan tampil sebagai starter. Seluruh anggota skuad memiliki peluang yang sama untuk merebut tempat di 11 pemain pertama, selama mampu menunjukkan kualitas terbaiknya.
Pelatih asal Belanda itu menegaskan, setiap pemain diperlakukan secara setara tanpa memandang status maupun pengalaman. Meski demikian, keputusan akhir mengenai siapa yang diturunkan dalam pertandingan tetap ditentukan berdasarkan kebutuhan tim dan performa yang ditunjukkan pemain.
Baca Juga: Persik Kediri Umumkan Mantan Manajer PSIM Razzi Taruna Sebagai Direktur Olahraga Klub
"Semua pemain saya perlakukan sama, saya beri kesempatan merata. Tapi pada akhirnya saya harus memilih tim terbaik yang ada," katanya, Senin (6/7).
Pernyataan itu sekaligus menjawab anggapan yang sempat berkembang pada musim lalu. Sepanjang BRI Super League 2025/2026, Van Gastel dikenal sebagai salah satu pelatih yang relatif jarang melakukan rotasi pemain maupun perubahan strategi dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Baca Juga: Dirut PSIM Jogja Yuliana Tasno Keluhkan Pendapatan Tiket Musim Lalu yang Jauh dari Kata Ideal
Menurutnya, rotasi bukan sesuatu yang harus dilakukan dalam setiap laga. Ia hanya akan mengubah komposisi tim apabila benar-benar dibutuhkan demi kepentingan tim secara keseluruhan.
"Saya tidak melakukan rotasi jika saya rasa tidak dibutuhkan. Jika saya lakukan, pasti itu saya lakukan dengan pertimbangan yang panjang," bebernya.
Van Gastel mengakui keputusan itu kerap memunculkan beragam penilaian, termasuk dari suporter PSIM. Namun, ia memilih tetap berpegang pada filosofi kepelatihannya dan tidak ingin mengambil keputusan hanya untuk memenuhi ekspektasi publik.
Baca Juga: PSIM Jogja Bidik Dua Pemain Lokal; Ahmad Agung dan Indra Arya Perceka Masuk Radar Perburuan
Bagi mantan asisten pelatih Feyenoord itu, persaingan antarpemain dimulai setiap hari di lapangan latihan. Karena itu, penilaian terhadap pemain tidak hanya didasarkan pada performa saat pertandingan, tetapi juga sikap, komunikasi, disiplin, dan konsistensi selama menjalani sesi latihan.
Dengan persiapan menuju musim baru yang segera dimulai, Van Gastel berharap seluruh pemain terus meningkatkan kualitas dan menjaga persaingan yang sehat di dalam skuad. Menurutnya, semakin ketat kompetisi internal, semakin besar pula peluang PSIM tampil kompetitif sepanjang BRI Super League 2026/2027.
"Saya melihat pemain saya di setiap latihan, saya melihat sikap, komunikasi, hingga bagaimana mereka terus berupaya mendapat menit bermain," ujarnya. (iza/laz)