JOGJA - Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel mengaku menikmati kehidupannya di Indonesia setelah kurang lebih satu tahun berkarier di Tanah Air.
Pelatih asal Belanda itu bahkan telah memperpanjang kontraknya dan akan kembali menukangi Laskar Mataram pada kompetisi Super League 2026/2027.
Bagi Van Gastel, pengalaman bekerja di Indonesia bukan hanya memberikan tantangan baru dalam karier kepelatihannya.
Baca Juga: Bangun Ekosistem Olahraga agar Lebih Tertata, KONI DIY Perluas Kolaborasi dengan Berbagai Mitra
Tetapi juga membuka kesempatan untuk mengenal lebih dekat kehidupan, budaya, dan berbagai destinasi di kawasan Asia.
Ia mengaku memang memiliki ketertarikan untuk bekerja di luar negara asalnya.
Karena itu, kesempatan menangani PSIM menjadi pengalaman yang sesuai dengan keinginannya.
"Pada prinsipnya saya memang suka traveling dan bekerja jauh dari rumah.
Jadi saya senang ada di Indonesia," ungkapnya, Jumat (3/7).
Sebelum bergabung dengan PSIM, Van Gastel juga sempat mencicipi pengalaman melatih di Asia bersama klub China, Guangzhou City.
Pengalaman itu membuatnya semakin tertarik menjelajahi berbagai negara di kawasan ini.
"Setelah di Indonesia, saya jadi lebih banyak tahu dan eksplorasi Asia. Ini hal yang menyenangkan," ujarnya.
Selama berada di Asia, Van Gastel mengaku telah mengunjungi sejumlah negara selain Indonesia dan China, seperti Singapura, Vietnam, dan Malaysia.
Menurutnya, setiap negara memiliki karakteristik dan budaya yang berbeda sehingga menarik untuk dipelajari.
Baca Juga: Skuad PSS Sleman Kumpul Pertengahan Juli, Mulai Persiapan Pramusim
Diakuinya, dalam beberapa kesempatan pun ia memanfaatkan jeda kompetisi untuk melakukan perjalanan ke negara-negara di kawasan Asia karena dinilai memiliki akses yang mudah dan jarak yang relatif dekat.
"Ketika ada libur pendek saat kompetisi, saya lebih suka liburan di Asia, secara jarak cukup dekat dan banyak pilihan," bebernya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun