JOGJA - PSIM Jogja santer dikabarkan sedang mendekati pemain asing Lucas Turci. Bek asal Brasil itu dirumorkan bakal menjadi pengganti Jop van der Avert untuk mengawal jantung pertahanan Laskar Mataram di musim 2026/2027 nanti.
Kabar ketertarikan PSIM terhadap Lucas Turci itu terbilang rasional. Mengingat pada musim 2025/2026 lalu, lini belakang menjadi salah satu sektor krusial yang membutuhkan penyegaran sekaligus konsistensi tinggi demi bisa bersaing di papan atas kompetisi Super League.
Baca Juga: Donny Warmerdam Resmi Berpisah dengan PSIM Jogja
Diketahui, pemain bernama lengkap Lucas Henrique Turci ini bukan nama sembarangan. Mengawali karier di akademi klub mapan Brasil seperti Santo André dan São Caetano, pemain berusia 29 tahun ini memiliki pengalaman merantau di berbagai benua.
Lucas Turci sempat mengasah kemampuannya di atmosfer sepak bola Eropa dengan berkompetisi di kasta bawah Liga Jerman. Namun namanya benar-benar mencuat saat merantau ke Amerika Serikat untuk memperkuat Memphis 901 FC di kompetisi USL Championship sepanjang periode 2022-2024.
Baca Juga: Tidak Bisa Berkandang di Stadion Mandala Krida Jadi Masalah Pendapatan Tim bagi PSIM Jogja
Bersama klub AS itu, Turci menjadi pilar tak tergantikan di lini belakang dengan membukukan 81 penampilan serta menyumbang enam gol dan enam assist. Catatan yang cukup produktif bagi seorang pemain bertahan.
Tak berhenti sampai di situ, pemain yang dominan menggunakan kaki kiri ini juga akrab dengan atmosfer sepak bola Asia. Ia tercatat pernah membawa Duhok SC menjuarai Iraq FA Cup pada musim 2024/2025, sebelum akhirnya menjajal Liga Arab Saudi bersama Al-Adalah FC, dan kini merumput di kompetisi Vietnam bersama PVF-CAND FC sejak awal tahun 2026.
Secara teknis, kehadiran Lucas Turci diyakini bakal memberikan dimensi baru bagi gaya bertahan PSIM. Keunggulan postur tubuhnya yang mencapai hampir dua meter menjadikan monster dalam duel-duel udara, atribut yang sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi skema set piece di kompetisi domestik.
Selain tangguh dalam bertahan, koleksi gol dan assist-nya selama berkarier membuktikan pemain kelahiran 23 Agustus 1996 ini juga piawai membantu serangan, terutama saat situasi bola mati.
Menanggapi rumor ini, General Manajer (GM) PSIM Steven Sunny Salvatore mengaku tidak mengetahui rumor tersebut. Akan tetapi pihak manajemen memastikan jika pihaknya memang tengah memburu beberapa nama pemain asing. "Pokoknya ditunggu saja," jelasnya, Senin (15/6).
Tak hanya itu, Steven juga meminta kepada seluruh suporter PSIM untuk tetap bersabar dalam menghadapi isu terkait pemain baru. "Intinya kami sedang mengerjakannya," tandasnya. (ayu/laz)